DKUM Kota Depok Sediakan 200 Kios di Pasar Modern untuk Pelaku Usaha Mikro

Pengusaha mikro seperti warung makan pinggir jalan termasuk yang dapat diseleksi untuk mendapatkan kios di pasar modern | Foto: Eka
Usaha mikro seperti warung makan dapat diseleksi untuk mendapatkan kios di pasar modern | Foto: Eka

Depok-SuaraNusantara

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok membuka seleksi bagi pelaku usaha mikro untuk ditempatkan di pasar modern. Pendaftaran dibuka mulai 28 Maret s/d 6 April 2018.

“Bagi pelaku usaha mikro yang ingin mendaftar bisa langsung datang ke kantor DKUM Kota Depok di lantai 7, Gedung Dibaleka II, setiap jam kerja dari pukul 08.00 – 16.00 WIB. Pendaftarannya tidak dipungut biaya alias gratis,” tutur Kepala DKUM Kota Depok, Mohammad Fitriawan, Selasa (27/03/2018).

Fitriawan menjelaskan, para pelaku usaha mikro yang ingin mendaftar, wajib menyertakan beberapa persyaratan, seperti fotokopi KTP dan KK yang masih berlaku, pas foto berwarna ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar, memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) atau Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kelurahan setempat, membuat profil usaha, proposal usaha, dan surat pernyataan pelaku usaha mikro.

Para pendaftar nantinya akan mengikuti tahapan seleksi yang dimulai pada 9-13 April 2018. Sementara hasil seleksi akan diumumkan pada 18 April 2018.

“Nanti pelaku usaha yang lolos seleksi, akan kita tempatkan di pasar modern yang dekat dengan lokasi usahanya sekarang agar mudah dalam memasok produk,” tandas Fitriawan.

Saat ini, 200 kios untuk pelaku usaha mikro tersebar di 10 pasar modern yang ada di Kota Depok, yaitu Transmart Dewi Sartika, Carefour ITC Depok, Giant Margo City, Giant Sawangan, Giant Cinere, Giant Tole Iskandar, Giant Cimanggis, DTC Sawangan, Superindo Cinere, dan Superindo DTC Depok.

Pengertian Usaha Mikro

Usaha mikro adalah usaha yang bersifat menghasilkan pendapatan dan dilakukan oleh rakyat miskin atau mendekati miskin. Sedangkan Pengusaha atau Pelaku Usaha Mikro adalah orang yang berusaha di bidang usaha mikro.

Menurut definisi yang disusun Proyek Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP), ciri-ciri usaha mikro antara lain, modal usahanya tidak lebih dari Rp 10 juta (tidak termasuk tanah dan bangunan), tenaga kerja tidak lebih dari lima orang dan sebagian besar mengunakan anggota keluarga/kerabat atau tetangga, pemiliknya bertindak secara naluriah/alamiah dengan mengandalkan insting dan pengalaman sehari-hari.

Jenis usaha mikro antara lain warung kelontong skala kecil, warung nasi, mie bakso, pedagang sayuran, pedagang jamu, industri kecil seperti konveksi, pembuatan tempe, kerupuk, kecap, kompor, sablon, serta tukang  cukur,  tambal ban, bengkel motor, las, dan sebagainya. (Eka)