DPR Pertanyakan Peran BNPT dan BIN

Ketua Komisi VIII DPR RI Muhammad Ali Taher Parasong mengutuk keras serangan Bom Bunuh diri minggu pagi di beberapa titik Gereja di wilayah Surabaya, Jawa Timur. Menurutnya Peran Badan Nasional Penanggulangan Terorisme dan Badan Intelijen Negara belum maksimal. Pihak Kepolisianpun harus dapat mengungkap jaringan pelaku Bom Bunuh diri di wilayah Surabaya tersebut sampai ke akar akarnya.

“BIN dan BNPT seharusnya sudah dapat mendeteksi, pencegahan harusnya dapat dilakukan. Serangan pagi ini di berbagai Gereja merupakan sebuah perbuatan yang brutal dan biadab. Agama manapun tidak akan mengajarkan kekerasan dan saling membunuh sesama manusia” Kata Ali Taher saat di hubungi (14/05/2018).

Ali Taher juga mengucapkan bela sungkawa sedalam dalamnya terhadap para korban jiwa akibat Bom Bunuh diri, Terlebih ada beberapa korban luka yang terdiri dari anak anak. Untuk itu dirinya mendesak agar BIN dan BNPT dapat terus bekerja secara maksimal dan berkoordinasi kepada pihak terkait untuk menyelesaikan masalah Teroris.

“Saya mendorong BIN dan BNPT serta Kepolisian dan TNI untuk dapat bekerjasama mengusut pelaku Bom Bunuh diri atau memberantas masalah teroris, jangan sampai Ego Sektoral di setiap lini menjadi sebuah ganjalan dalam menyelesaikan masalah Teroris” ungkapnya.

Politisi PAN itu juga mengharapkan agar Masyarakat Indonesia jangan mudah terprovokasi dengan teror teror dan peristiwa peristiwa yang dilakukan para teroris di Indonesia yang menginginkan adanya perpecahan belahan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai.

“Saya berharap tokoh lintas agama dapat saling menciptakanToleransi Umat Beragama serta memaksimalkan Forum Kerukunan Umat Beragama untuk saling bekerjasama menciptakan ketenangan, agar tidak mudah terhasut dengan isu isu yang dibuat oleh para Teroris yang ingin memecah belah bangsa melalui Agama” tutupnya. (rokhim/mdr)