DPR Sebut Direktur Utama dan Direktur Tehnik Lion Air Harusnya menjadi Terdakwa

Kupang – Anggota Komisi V DPR RI Rendy Lamadjido mengatakan bahwa langkah Kementerian Perhubungan yang mencopot Direktur Tehnik Lion Air pasca jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 merupakan hal yang tepat.

Namun langkah tersebut masih belum dapat memberikan efek jera kepada Direksi dan Maskapai.

“Seharusnya bukan hanya di bebas tugaskan, namun harus diseret menjadi terdakwa baik Direktur Tehnik maupun Direktur Utama Lion Air. Karena mereka telah menghilangkan banyak nyawa manusia” Kata Rendy saat di temui di Bandara El Tari Kupang, NTT (2/11/2018).

Politisi asal PDI Perjuangan itu menjelaskan bahwa Management Lion Air selama ini sangatlah buruk dan tidak layak dipertahankan keberadaan.

Ia menilai seharusnya Pemerintah harus tegas mengambil sikap kepada Lion Air karena telah berulang kali bermasalah.

“Management Lion Air memang amburadul, Pemerintah harus berani memberikan sanksi tegas yang dapat memberi efek jera kepada Lion Air. Kita ketahui maskapai ini kerap mengalami Insiden baik jatuh, data manifest maupun Delay yang cukup lama. Ini masalah keselamatan manusia, jangan main main dengan dengan nyawa seseorang” terang dia.

Dirinya menambahkan bahwa Pemerintah terkesan masih membela perusahaan dibanding kebenaran. Banyak Crew dan Pilot terkesan bekerja di bawah tekanan Management.

“Sekali lagi saya tegaskan Lion Air lebih baik di bubarkan, dari pada kerap membahayakan dan menghilangkan nyawa seseorang karena managament yang buruk” tutupnya. (rokhim/nji)