Gara-gara Jembatan Rusak, Kota Telukdalam Krisis BBM

Jembatan (gorong-gorong) di Mehaga Kecamatan Somambawa yang rusak (Foto: Istimewa)
Kondisi jembatan (gorong-gorong) di Mehaga, Kecamatan Somambawa, yang sudah rusak (Foto: Istimewa)

Nias Selatan-SuaraNusantara

Salah satu jembatan (gorong-gorong) yang terletak di Mehaga, Kecamatan Somambawa, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, roboh sekitar 3 hari lalu.   Jembatan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan Kabupaten Nias Selatan dengan Kabupaten Nias dan Kota Gunungsitoli. Akibatnya, mobil bermuatan besar seperti mobil tangki minyak dan mobil ekspedisi tidak bisa melintasi jalan tersebut. Imbasnya, warga mengalami krisis bahan bakar minyak (BBM).

Kondisi jembatan saat ini sangat memperhatikan dan untuk sementara hanya menggunakan batang kelapa yang dibuat oleh masyarakat setempat.

“Jadi kalau kita melintasi jalan tersebut harus ekstra hati-hati, karena hanya menggunakan batang pohon kelapa,” tutur seorang sopir angkut lintas Telukdalam-Gununsitoli, Feriadi Gaurifa,  kepada SuaraNusantara, Selasa (21/02/2017).

Ia berharap jembatan itu dapat segera diperbaiki demi keselamatan pengguna jalan karena kondisi batang kelapa yang licin membuat jembatan darurat tersebut rawan kecelakaan.

Rusaknya gorong-gorong di Kecamatan Somambawa ini mengakibatkan pasokan BBM di Kota Telukdalam dan sekitarnya dua hari belakangan lumpuh karena mobil tangki minyak tidak bisa melintasi jalan tersebut.

Penulis: Wilson Loi