Idap Bipolar, Fans Berharap Dolores ‘The Cranberries’ Tidak Mati Bunuh Diri

The Cranberries (Foto: Net)

Jakarta-SuaraNusantara

Vokalis The Cranberries, Dolores O’Riordan, meninggal di kamar hotel di London, Senin (15/1/2018). Belum diketahui apa penyebab kematiannya, namun fans yang berduka membanjiri twitter sang idola. Mereka berharap penyanyi berusia 46 tahun ini tidak tewas bunuh diri.

Dolores, yang bersama The Cranberries pernah menggelar konser di Jakarta pada 2011 silam ini, pada tahun lalu mengaku mengidap Bipolar, gangguan kejiwaan yang bisa membuat suasana hati penderitanya berubah setiap saat, dan terkadang memiliki keinginan untuk bunuh diri.

“Absolutely gutted I am. It’s really upsetting. I hope to god it was natural causes and not another drug or suicide statistic. Eitherway it’s the saddest news i’ve heard in long time,” tulis salah satu penggemar Dolores, me-retweet cuitan terakhir Dolores yang diposting 3 Januari 2018.

Dolores juga pernah mengaku menderita depresi. Semua itu terjadi karena kekerasan yang pernah dia alami saat masih kecil.

Dolores bahkan pernah membatalkan jadwal 14 konsernya karena sedang depresi dan mengeluh sakit punggung. Keluhan depresi dan sakit punggung ini juga dilontarkannya kembali ke banyak rekan, beberapa hari sebelum meninggal.

“Dia sangat depresi dalam beberapa pekan terakhir, dan juga menderita banyak sakit punggung,” kata teman-teman Dolores Hal itu dilansir media Inggris, TMZ, Selasa (16/1/2018).

Sebelum ditemukan meninggal, pelantun ‘Linger’, ‘Zombie’, ‘Ode To My Family” hingga ‘Animal Instinct’ ini sedang menjalani sesi rekaman di London.

Penulis: Yon K