Suaranusantara.com- Jelang Ramadan 1447 H, fenomena manusia gerobak kerap menghiasi wajah Ibu Kota Jakarta.
Manusia gerobak adalah para pemulung yang berkeliling menggunakan gerobak untuk mencari bantuan masyarakat.
Mereka, biasanya mangkal di jalan-jalan tertentu untuk mendapat bantuan atau sesekali berkeliling di sejumlah jalan Jakarta dari warga sekitar.
Alhasil fenomena ini sangat mengganggu kenyamanan dan ketertiban warga.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, pendatang musiman yang beraktifitas di jalanan Jakarta tak bisa dibiarkan begitu saja. Maka dari itu, perlu dilakukan upaya penertiban guna kenyamanan Ibu Kota.
“Kalau memang ada pendatang yang seperti itu, ya pasti kami tertibkan untuk kebersihan bersama Jakarta,” ucap Pramono saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Selasa 10 Februari 2026.
Hal ini guna menciptakan Ibu Kota yang nyaman dan aman selama menjalani hari-hari bulan Ramadan 1447 H.
“Jakarta sekali lagi tentunya kami menginginkan Jakarta aman, nyaman, masyarakatnya bahagia,” ujar Pramono.
Pramono mengatakan penertiban manusia gerobak sebagai upaya untuk menjaga ketertiban umum serta kebersihan lingkungan selama bulan Ramadan.
“Kemudian juga kalau memang ada pendatang yang seperti itu, ya pasti kami tertibkan untuk kebersihan bersama Jakarta,” ujar dia.
Manusia gerobak cukup marak menghiasi sejumlah wilayah kota Jakarta menjelang Ramadan. Salah satunya di Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

















Discussion about this post