Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto mengaku bahwa banyak kesulitan dan kendala yang dialami bangsa. Hal ini disampaikan Prabowo saat peresmian 218 jembatan secara virtual, Senin 9 Maret 2026.
Kesulitan dan kendala itu bersumber dari para pejabat yang masih kurang bertanggung jawab terhadap negara.
“Banyak kesulitan, banyak kekurangan. Kekurangan-kekurangan ini sesungguhnya adalah kekurangan dari para pejabat, para birokrat, para petugas masih ada di unsur-unsur pimpinan tertentu yang mengecewakan dari segi tanggung jawab kepada bangsa dan negara, ” ujar Prabowo, Senin 9 Maret 2026.
Namun, di satu sisi ada juga pejabat yang amanah dalam menjalankan tanggung jawab kepada negara.
“Di satu pihak banyak petugas yang bekerja dengan luar biasa, di lain ,” ujar Prabowo lagi.
Dalam kesempatan itu, Prabowo memuji TNI yang telah membangin sebanyak 218 jembatan dalam waktu 2,5 bulan.
Prabowo menilai hal tersebut merupakan prestasi yang luar biasa. Hal tersebut menurut Prabowo harus diakui pemerintah.
Kemudian, pemerintah menurutnya tidak selalu bicara yang baik-baik dan yang manis-manis.
Selain itu, Prabowo juga menyinggung terkait dengan kondisi geopolitik yang tengah panas akibat perang Iran Vs Amerika-Israel.
“Kita sadar dan mengerti dunia sekarang penuh dinamika yang berbahaya, di mana-mana meletus perang,” kata Prabowo.
Presiden pun menyebut bahwa Indonesia harus siap menghadapi kesulitan. Prabowo kemudian menyatakan akan memberikan taklimatnya terkait kondisi geopolitik global saat ini.
“Tapi harus bersyukur bangsa Indonesia punya kekuatan yang besar. Tapi juga saya harus jujur, kepada seluruh rakyat, saya juga akan beri suatu taklimat kepada seluruh bangsa Indonesia dalam waktu dekat,” ujar Prabowo.

















Discussion about this post