Di Tengah Konflik Dunia, Prabowo Singgung Pemimpin Tak Bisa Jaga Perdamaian

Presiden RI Prabowo Subianto singgung pemimpin yang tak bisa jaga perdamaian (Instagram @sekretariat.kabinet)

Presiden RI Prabowo Subianto singgung pemimpin yang tak bisa jaga perdamaian (Instagram @sekretariat.kabinet)

Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung soal pemimpin yang tak bisa menjaga perdamaian.

Hal ini disampaikan Prabowo menyusul adanya konflik yang terjadi di sejumlah negara di dunia, terbaru antara Amerika Serikat (AS)-Israel vs Iran.

Prabowo mengatakan demikian saat acara Nuzulul Qur’an tingkat kenegaraan tahun 1447 H/2026 M di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa 10 Maret 2026.

“Di tengah dunia sekarang yang penuh ketidakpastian, bahkan penuh bahaya, di mana banyak pemimpin di dunia yang memiliki kekuatan besar tidak dengan lancar menjaga perdamaian yang kita perlukan, yang diperlukan oleh seluruh umat manusia,” kata Prabowo, Selasa malam 10 Maret 2026.

Melihat fenomena yang demikian, Prabowo mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Prabowo berujar, persatuan dan kesatuan bangsa itu penting terlebih di tengah ketidakpastian global seperti saat ini.

“Kita sebagai bangsa Indonesia bersama banyak-banyak bangsa lain, kita perlu untuk menggalang persatuan di antara kita, menggalang kerukunan di antara kita, untuk menghadapi keadaan penuh ketidakpastian ini, untuk menghadapi keadaan yang penuh bahaya ini,” ucap dia.

Kendati demikian ia meminta masyarakat untuk selalu ingat bahwa pihak yang benar pasti akan menang.

Ia pun meyakini Indonesia akan mencapai apapun yang dicita-citakan bersama selama memiliki niat baik, diikuti dengan tekad dan komitmen yang sangat jelas dan teguh.

“Insya Allah apa yang kita cita-citakan akan kita capai bersama,” tutur dia. Prabowo menekankan, ia memiliki tugas yang dibebankan kepadanya sebagai Kepala Negara.

Ia pun berjanji akan memenuhi tugas itu, yakni melindungi segenap tumpah darah Indonesia, seluruh rakyat Indonesia.

“Seluruh rakyat Indonesia, apapun sukunya, apapun rasnya, apapun agamanya, harus dilindungi, harus dijaga, harus diurus, harus dirawat, harus dibina. Karena itu, yang terutama yang saya sadari adalah bekerja dengan sangat keras untuk menjaga perdamaian,” ujar Prabowo.

Exit mobile version