Suaranusantara.com- Koboi penodong pistol ke petugas SPBU Rest Area Cibubur, Jakarta Timur kinu telah resmi jadi tersangka dan ditahan pihak kepolisian pada Jumat 24 Januari 2025.
Sebelumnya, aksi koboi penodong pistol ke petugas SPBU Rest Area Cibubur terekam di kamera pengawas CCTV dan akhirnya viral di media sosial.
Lantaran aksinya itu, koboi penodong pistol ke petugas SPBU Rest Area Cibubur akhirnya dibekuk polisi beberapa jam setelah kejadian tersebut pada Kamis.
Polisi berhasil membekuk pelaku dan langsung digiring ke kantor polisi untuk diperiksa dan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka atas pengancaman terhadap petugas SPBU Rest Area Cibubur.
Tersangka dijerat Pasal 335 Ayat 1 KUHP atas pengancaman, atas aksinya itu petugas SPBU mengalami syok.
“Dia melakukan perbuatan yang memaksa secara melawan hukum dengan ancaman kekerasan untuk memenuhi kehendaknya,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi di Jakarta, Jumat 24 Januari 2025.
Polisi pun mengungkap motif dibalik aksi pria tersebut menodongkan pistol ke arah petugas SPBU Rest Area Cibubur.
Aksi koboi tersebut bermula adanya kesalahpahaman dalam pengisian bahan bakar minyak (BBM).
Di mana kejadian bermula pada Kamis pagi pukul 05.30 WIB, pelaku hendak mengisi bahan bakar Pertalite.
Saat pelaku hendak mengisi BBM, petugas SPBU menjelaskan bahwa apabila ingin mengisi Pertalite haruslah menggunakan barcode.
Kainduk PJR Tol Jagorawi, Kompol Wiratno, menjelaskan bahwa pelaku tidak terima ketika diminta menunjukkan barcode sebagai syarat pembelian Pertalite.
Pelaku yang terima langsung memaksa sembari mengeluarkan benda diduga pistol dan ditodongkan ke arah petugas SPBU Rest Area Cibubur.
“Pelaku tetap memaksa mobilnya diisi Pertalite sambil mengeluarkan benda yang diduga pistol dan mengancam petugas,” ungkap Wiratno.
Walau mendapat ancaman dari pelaku, petugas tetap menolak mengisikan BBM ke tangki mobil tersebut. Usai menodongkan pistol, pelaku pun pergi melanjutkan perjalanan.
“Namun petugas SPBU tetap tidak mau mengisikan. Selanjutnya orang tidak dikenal tersebut melanjutkan perjalanan,” bebernya.


















Discussion about this post