Suaranusantara.com – Arsenal dan Chelsea tampaknya harus mengubur mimpi mereka untuk merekrut penyerang muda Real Madrid, Endrick.
Ketertarikan dua raksasa Premier League tersebut sepertinya tidak akan berujung pada negosiasi serius.
Meski sempat disambut antusias menjelang kedatangannya pada 2024, pemain berusia 19 tahun itu mengalami masa sulit di Santiago Bernabeu.
Kesempatan bermain yang minim membuatnya kesulitan menunjukkan potensi terbaik.
Pada paruh pertama musim 2025-26, Endrick hanya mengoleksi total 99 menit bermain dalam tiga pertandingan. Saat itu, ia lebih sering berada di pinggiran skuad di bawah arahan pelatih Xabi Alonso.
Situasi tersebut memunculkan spekulasi terkait masa depannya. Minimnya kontribusi membuat rumor transfer mulai bermunculan, termasuk ketertarikan dari Inggris.
Kebangkitan Bersama Lyon
Dipinjamkan ke Lyon hingga akhir musim, Endrick justru menemukan kembali performa terbaiknya. Sejak bergabung pada Januari, sang penyerang muda langsung memberi dampak signifikan.
Pemain internasional Brasil itu telah mencatatkan lima gol dan satu assist dari enam penampilan di semua kompetisi. Statistik tersebut menjadi sinyal kuat bahwa bakatnya mulai matang.
Tak hanya tajam, Endrick juga memperlihatkan fleksibilitas di lini serang. Ia mampu beroperasi sebagai penyerang sayap kanan maupun sebagai ujung tombak.
Real Madrid Pastikan Masa Depan
Menurut laporan TEAMtalk, dilansir Sports Mole, Arsenal dan Chelsea telah menerima kabar bahwa Endrick tidak tersedia di bursa transfer.
Real Madrid disebut telah memberi jaminan kepada pemain dan perwakilannya bahwa ia akan masuk skuad utama musim depan.
Belum jelas apakah keputusan tersebut dipengaruhi oleh performa impresifnya di Prancis. Namun yang pasti, Madrid masih menaruh kepercayaan besar pada sang pemain muda.
Dengan kontrak hingga 2030, klub ibu kota Spanyol itu memang berada dalam posisi kuat. Memberikan kesempatan tambahan dinilai sebagai langkah logis.
Faktor Finansial dan Risiko Transfer
Endrick direkrut dengan nilai transfer sekitar 60 juta poundsterling. Menjualnya saat ini mungkin menghasilkan keuntungan besar, tetapi Madrid tampaknya lebih memilih investasi jangka panjang.
Bagi Arsenal dan Chelsea, potensi transfer besar untuk pemain yang belum sepenuhnya teruji di Eropa juga menjadi pertimbangan serius. Nilai transfer tinggi dan faktor adaptasi jelas bukan risiko kecil.
Selain itu, muncul pertanyaan mengenai kesiapan Endrick menghadapi kerasnya Premier League. Intensitas fisik kompetisi Inggris kerap menjadi tantangan berat bagi pemain muda.
Godaan Premier League yang Tak Terwujud
Secara teori, Endrick mungkin tertarik dengan prospek bermain di Inggris, terutama dengan kuatnya komunitas pemain Brasil dan Amerika Selatan di Arsenal maupun Chelsea.
Namun untuk saat ini, Real Madrid tampaknya tetap menjadi tujuan utama. Klub masih percaya Endrick memiliki ruang berkembang yang besar di level tertinggi.


















Discussion about this post