Panwaslu Kota Tangerang Akan Pidanakan Penyalahguna C6

Kota Tangerang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tangerang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) pemungutan penghitungan suara pada pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang 2018, Senin (7/5/2018).

Ketua Panwaslu Kota Tangerang, Agus Muslim, meminta agar penyelenggara jangan sampai menyalahgunakan C6 kepada pemilih.

“Jika seseorang tidak berhak memilih, tetapi disuruh milih maka dipidana dengan ancaman penjara selama 7 tahun. Misalnya dia tidak mempunyai E-KTP ataupun Suket, tetapi membawa C6 berarti orang tersebut tidak berhak memilih, karena terminologinya wajib membawa C6, E-KTP ataupun Suket,” kata dia.

Agus menambahkan, penyalahgunaan C6 surat suara pemberitahuan kepada pemilih pernah terjadi. Misalnya C6 tersebut digunakan oleh salah satu anak SMA padahal C6 tersebut milik pamannya.

“Ada yang melapor, lalu kita proses dan terbukti, pidana lalu masuk penjara. Meskipun statusnya masih sebagai pelajar,” tambahnya.

Mengenai C6 potensi penyalahgunaannya yang harus diperhatikan yaitu di arus bawah ditingkat KPPS.

“Yang membagi C6 itu KPPS, minimal sehari sebelum pencoblosan, jika memang ada C6 yang belum didistribusikan segera melaporkan kepada PPS,” tegasnya. (Ahmad/Nji)