Pembukaan Festival Cisadane 2018 Dikeluhkan Warga

Kota Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang kembali membuka gelaran tahunan Festival Cisadane 2018 yang diselenggarakan di Jalan Benteng Jaya, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Sabtu (25/8/2018).

Dalam kegiatan tersebut, ratusan stan usaha kecil mikro dan menengah serta stan operasi perangkat daerah dijajakkan.

Pembukaan yang digelar malam hari tersebut, digadang-gadang akan menghadirkan berbagai pertunjukan seperti Hover Board, lampion air, kembang api.

Jika ketika disebut pelepasan lampion air akan memenuhi sungai Cisadane sehingga gemerlap lampion menghiasi sungai Cisadane, namun hanya beberapa lampion saja yang dilepas sesuai dengan jumlah OPD yang ada.

Seperti yang dikatakan oleh Resti Mutiara (25) salah satu pengunjung asal Bitung, Kabupaten Tangerang mengatakan, ia bahkan tidak dapat melihat adanya Cahaya dari lampion air tersebut.

Pasalnya, lampion terlihat sama dengan pembatas air yang sudah ada sebelumnya.

“Mana ya lampion airnya, saya kira bakalan banyak terus penuh gitu kaya di perayaan india gitu, eh taunya engga keliatan, malah keliatan sama kaya umbul-umbul air itu,” ujarnya.

Senada dengan Resti, Ummi (35) yang setiap tahunnya melihat pembukaan Festival Cisadane 2018 sedikit kecewa lantaran atraksi yang dihadirkan tidak sesuai yang dibayangkan.

“Tadi juga liat video maping, cuma saya agak engga ngerti inti dari video nya apa, karena kaya kepotong gitu gambarnya mungkin karena jembatannya engga sesuai kali ya sama luas yang seharusnya,” ujarnya.

Meski begitu, ia merasa terhibur dengan adanya pesta kembang api yang memenuhi langit Kota Tangerang, khususnya diatas jembatan Brendeng usai pertunjukan Video Maping.

“Lumayan seneng liat kembang api nya, bagus itu yang paling bagus kaya kemarin pembukaan Asian Games. Yang lainnya ga ada yang bagus,” tandasnya. (akim/nji)