Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Pendidikan

Riset Kemendikbud: Ada Benih Intoleransi di Sekolah

Suara Nusantara by Suara Nusantara
8 May 2017
in Pendidikan
Reading Time: 1 min read
A A
Foto: Getty Images/AFP

Foto: Getty Images/AFP

1
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Foto: Getty Images/AFP

Jakarta-SuaraNusantara

Hasil riset kementerian pendidikan menunjukkan adanya benih-benih intoleransi di lingkungan sekolah. Pemerintah berusaha menekan praktik intoleransi tersebut.

Benih-benih intoleransi itu terpotret dari masih adanya siswa maupun guru yang menganggap Ketua OSIS seharusnya berasal dari kalangan beragama mayoritas, pemimpin harus yang seagama, memilih teman yang seagama atau pun satu etnis, dan masih ada yang memilih tidak mengucapkan selamat hari raya kepada orang yang beda agama. Demikan dikutip dari kompas.com.

BACAJUGA

Kecelakaan Menurun, Pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026 Dapat Apresiasi DPR RI

Pemerintah Hibahkan Aset ke Pelabuhan Mamuju, Dorong Produktivitas Layanan

Penelitian itu dilakukan dengan metode studi kasus dengan responden kalangan siswa SMA/sederajat, guru, dan kepala sekolah dua SMA negeri dan dua SMA swasta di Salatiga, Jawa Tengah dan  Singkawang, Kalimantan Barat. Studi itu dilakukan antara Juli-September 2016.

Meski demikian, hasil penelitian menunjukkan mayoritas lingkungan pendidikan di kedua wilayah multikultur yang diteliti itu cukup toleran terhadap perbedaan. Sebab, yang tak setuju kalau faktor agama penting dalam memilih pemimpin maupun pergaulan, angkanya relatif tinggi.

“Dalam memilih Ketua OSIS, sekitar hampir 20 persen ragu atau setuju untuk memilih dari agama atau etnis mayoritas. Serta lebih dari 40 persen siswa, ragu dan setuju memilih pemimpin masyarakat yang seagama atau seetnis,” ujar Peneliti Puslitjakdikbud, Kemendikbud, Nur Berlian Venus Ali, seperti termuat di kompas.com.

Misalnya untuk pertanyaan, apakah ketua OSIS sebaiknya diketuai siswa dari agama mayoritas, sebagian besar menjawab tidak setuju dengan rincian: 36,3 persen sangat tidak setuju; 42,5 persen tidak setuju; 13,1 persen ragu-ragu; 6,3 persen setuju; 1,9 persen sangat setuju.

Studi berdasarkan survei 2015

Sementara itu, dalam menjawab pertanyaan mengenai seperti kenyamanan dipimpin oleh seseorang dengan agama yang sama sebagian besar responden menjawab tidak setuju dengan rincian: yakni 16,8 persen sangat tidak setuju dan 34,8 persen tidak setuju. Sementara 19,3 persen setuju dan 3,7 persen sangat tidak setuju. Sebanyak 25,5 persen mengaku ragu-ragu. Demikian dikutip dari tribunnews.

Penelitian yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan (Puslitjakdikbud), Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tersebut juga menemukan masih ada siswa yang cenderung menolak Ketua OSIS yang berbeda agama.

Penelitian dilatarbelakangi berdasarkan survei Setara Institute for Democracy and Peace (SIDP) tahun 2015 yang menunjukkan siswa SMA Negeri yang tidak sesuai dengan nilai-nilai nasionalis. “Sikap tersebut antara lain 8,5 persen setuju dasar negara diganti dengan agama, dan 7,2 persen setuju (eksistensi) gerakan ISIS.”

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menjelaskan kementeriannya berupaya menekan praktik intoleransi di lingkungan sekolah dengan diwajibkan membuat kegiatan yang bertujuan membangun rasa solidaritas dan tenggang rasa di antara sesama siswa.

Ia pun meminta kepada seluruh Kepala Dinas Pendidikan untuk mengawasi dengan ketat terhadap seluruh kegiatan siswa di luar sekolah. (dw)

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Pendaftaran Jalur Mandiri PTN Dinilai Terlalu Panjang, DPR: Rugikan PTS
Pendidikan

Pendaftaran Jalur Mandiri PTN Dinilai Terlalu Panjang, DPR: Rugikan PTS

by SNC 7
13 April 2026

Suaranusantara.com - Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri...

UNPAD siap terapkan WFH dan PJJ arahan dari Kemendiktisaintek (Instagram @unpadinfo_)
Pendidikan

Kemendiksaintek Dorong Kampus Terapkan PJJ dan WFH, UNPAD Siap Terapkan: Kami juga Ingin Bantu Pemerintah Antisipasi Krisis Energi

by Feri Spt
8 April 2026

Suaranusantara.com- Mendorong langkah efisiensi energi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains,...

Ilustrasi saat silaturahmi saling bermaaf-maafan di momen Idulfitri 1447 H atau Lebaran 2026 (Instagram @topcareerid)

Jelang Lebaran 2026 Warga Galau Nulis Idulfitri Dipisah atau Disambung? Ini Penjelasan KBBI

17 March 2026
Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat: Dukung Upaya Peningkatan Deteksi Dini Kesehatan Mental Siswa

10 March 2026

DPR Siapkan Kodifikasi Tiga UU Pendidikan untuk Benahi Tata Kelola Guru

5 February 2026
Universitas Pelita Harapan (UPH) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Seminar Nasional 2026, di Tangerang pada Selasa 3 Februari 2026 (suaranusantara.com)

UPH Gelar Seminar Nasional 2026, Dorong Peran Keluarga Bagi Persatuan Bangsa

5 February 2026

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

9 months ago
Momen Presiden RI Prabowo Subianto saat akan memasuki lapangan upacara bersama dengan Ketum PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke 5 RI Megawati Soekarnoputri, Senin 2 Juni 2025 (instagram @presidenrepublikindonesia)

Kembali Bertemu, Prabowo Cocokan Jadwal dengan Megawati Agar Bisa Hadir di Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

11 months ago
Puan Maharani respon soal perubahan dari Kementerian BUMN jadi BP BUMN (instagram @ketua_dprri)

Kementerian BUMN Diganti Jadi BP BUMN, Puan Maharani: Semoga Bisa Berjalan Baik

6 months ago
Kediaman Prabowo Subianto di Kertanegara IV Jakarta Selatan didatangi sejumlah calon menteri ada 35 orang hingga petang ini (instagram @netizenindonesiaid)

Penuhi Undangan Prabowo, hingga Petang Ini Sudah Ada 35 Calon Menteri yang Hadir di Kertanegara, Berikut Daftar Nama-namanya

1 year ago

Sinopsis Film Zombieland: Double Tap, Bertahan Hidup di Dunia yang Dipenuhi Zombie

3 years ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

Dinilai Tak Adil, DPR Desak Transparansi SPMB 2026
Nasional

Dinilai Tak Adil, DPR Desak Transparansi SPMB 2026

by SNC 7
13 April 2026

Suaranusantara.com - Anggota Komisi X DPR RI, Eva Stevany Rataba, mendesak pemerintah untuk lebih transparan dalam sistem...

KAI Daop 1 Jakarta Tambah Perjalanan Kereta Api 17–30 April 2026

KAI Daop 1 Jakarta Tambah Perjalanan Kereta Api 17–30 April 2026

13 April 2026
Tiba di Rusia, Prabowo Dijadwalkan Bertemu Presiden Vladimir Putin

Tiba di Rusia, Prabowo Dijadwalkan Bertemu Presiden Vladimir Putin

13 April 2026
Kemenhub Dorong Pengawasan Digital untuk Tekan Pelanggaran ODOL

Kemenhub Dorong Pengawasan Digital untuk Tekan Pelanggaran ODOL

13 April 2026
Siti Fauziah

MPR RI Susun Ulang Buku Sejarah, Target Rampung Agustus 2026

13 April 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com