
Jakarta-SuaraNusantara
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, Sabtu (3/6) sekitar pukul 07.30 pagi, bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta menuju Kota Malang, Jawa Timur untuk melakukan kunjungan kerja.
Kepala Biro Pers dan Media Sekretariat Presiden (Setpres) Bey Machmudi dalam siaran persnya pagi ini rencananya, Presiden dijawalkan akan meresmikan SMA Negeri Taruna Nala Jawa Timur yang berlokasi di Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
“Presiden juga akan menyerahkan Kartu Indonesia Pintar kepada ribuan siswa yang ada di wilayah Jawa Timur di Kabupaten Malang,” kata Bey.
Selain itu, Kepala Negara dijadwalkan menghadiri Kajian Ramadan 1438 H Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur yang digelar di Universitas Muhammadiyah Malang Dome, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
Menurut Bey, Presiden beserta rombongan direncanakan kembali ke Jakarta melalui Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur pada petang hari nanti.
Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan kerja kali ini, di antaranya Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono, dan Staf Khusus Presiden Sukardi Rinakit.
Bagi-bagi Kartu KIP
Sementara di Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jokowi membagikan ‘kartu sakti’ Kartu Indonesia Pintar (KIP). Ada 1.539 KIP yang dibagikan ke siswa SD, SMP dan SMA/SMK yang ada di sana.
“Yang SD dari kartu itu bisa diambil Rp 450 ribu, SMP Rp 750 ribu dan SMA/SMK Rp 1 juta,” kata Jokowi ke para siswa di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, Malang, Jawa Timur, Sabtu (3/6/2017).
Jokowi berharap, dana yang diberikan itu bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para siswa di bidang pendidikan.
“Beli sepatu boleh, beli seragam boleh, beli buku boleh, beli tas boleh. Beli pulsa boleh ndak? Tidak boleh,” kata Jokowi.
Jokowi pun mengajak para siswa untuk berjanji agar tidak menggunakan dana KIP yang didapat untuk kepentingan di luar pendidikan, terutama jangan digunakan untuk membeli pulsa.
Penulis: Rio