Prof Mustofa Kamil : Program Pemkot Tangerang Mesti Didukung Peran Aktif Masyarakat

Kota Tangerang – Berbagai program pembangunan telah dijalankan Pemerintah Kota Tangerang dibawah kepemimpinan Arief R Wismansyah dan Sachrudin.

Mulai dari pembangunan infrastruktur hingga perbaikan rumah warga yang sudah tidak layak atau disebut program Bedah Rumah.

Pengamat Kebijakan Publik, Prof. Dr. Mustofa Kamil, M.Pd mengatakan, program yang selama ini dijalankan oleh Pemkot Tangerang terbilang cukup berhasil.

Misalnya saja program bedah rumah dimana ribuan rumah tidak layak huni telah diperbaiki oleh Pemkot Tangerang.

“Beberapa indikator dari program tersebut cukup berhasil terutama bedah rumah di mana Unis atau kami ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut,” ujarnya, Jum’at (14/9/2018).

Pria yang juga Rektor Unis Tangerang mengatakan, beberapa indikator yang dilihat berhasil adalah mencakup banyak aspek.

Pasalnya, bukan sekedar perbaikan rumah namun juga pengelolaan lingkungan masyarakat.

“Beberapa faktor diantaranya yang mendukung terhadap itu diantaranya; 1) lingkungan menjadi tertata dengan baik 2) kesehatan masyarakat khususnya kesehatan lingkungan mulai nampak berkembang dengan baik 3) perumahan kumuh atau liar menjadi lebih tertata,” tambahnya.

Meski begitu, ia juga mengatakan masih terdapat beberapa kekurangan yang perlu dibenahi pemerintah Kota Tangerang.

Terutama mengenai keikutsertaan dan kesadaran masyarakat untuk membenahi dan merawat lingkungan yang sudah terbenahi.

“Namun partisipasi masyakat dalam hal pemeliharaan perlu terus dibenahi dan dibimbing. Jadi jangan sekedar rumahnya dibedah tapi juga pemeliharaannya juga perlu dibina agar mereka tidak tergantung terus pada anggaran pemkot,” ujarnya.

Salah satu pemeliharaan lingkungan yakni sikap gotong royong dan saling menjaga kebersihan lingkungan terutama drainase.

Pasalnya, saat ini masih banyak drainase yang terlihat penuh dengan sampah.

“Dengan membuang sampah tidak sembarangan, kesadaran ini yg perlu ditingkatkan dalam hal partisipasinya, karena kalau mengandalkan tim kebersihan pemkot sepertinya sulit,” tandasnya. (akim/nji)