Tahun Kedua UNBK, SMA HIRO Tangerang Yakin Tak Ada Kendala

Kabupaten Tangerang – Hari kedua pelaksanan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA HIRO Teluknaga, Kabupaten Tangerang berjalan lancar tanpa hambatan. Ada sebanyak 165 peserta yang mengikuti ujian pada tahun 2018, dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan yang terakhir mata pelajaran pilihan.

“Sejauh ini pelaksanaan UNBK berjalan lancar tanpa hambatan sedikitpun,” ucap Kepala Sekolah (Kepsek) SMA HIRO, Achmad Zamroni saat kami temui disekolahnya, Desa Tegalangus, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Selasa (10/04/2018) siang.

Pelaksanaan UNBK di SMA HIRO kali ini menggunakan dua ruang belajar dengan memakai sistem dua sesi dan 4 mata pelajaran, sesi pertama dilakukan sekitar pukul 7 pagi hingga pukul 09:30 WIB, sedangkan sesi kedua dimulai pukul 10:00 WIB hingga selesai.

“Kita memiliki 2 ruang, dan terdiri dari 2 sesi untuk pelaksanaan UNBK kali, mengenai mata pelajaran tidak jauh beda dengan tahun kemaren, hanya saja kali ini waktunya lebih cepat dari tahun lalu yang memakai 3 sesi, dan kita ada pelajaran pilihan untuk siswa-siswi,” jelas pria yang biasa disapa Aceng ini.

Aceng menyebut, dari dua jurusan yang ada di SMA HIRO IPA dan IPS, siswa-siswi tidak memilih fisika, anak didiknya lebih kearah IPA untuk memilih kimia dan biologi, sedangkan untuk IPS mereka memilih ekonomi, sosiologi dan giografi.

“Kalau ada pilihankan mereka bisa menentukan mata pelajaran yang akan dia ambil, misalnya kalau IPS mereka tinggal gabung aj, begitu juga IPA bisa bersama-sama melakukan ujian,” ucapnya.

Ia merasa UNBK yang dilaksanakan tahun ini pulangnya lebih cepat dari pada tahun yang kemaren, pasalnya tahun yang lalu memakai sistem tiga sesi, sedangkan tahun 2018 ini memakai dua sesi, memiliki perbedaaan yang jauh.

“Tahun ini mereka pulangnya lebih awal dari tahun yang kemaren, soalnya ujian yang sekarangkan cuma memakai dua sesi, beda dengan yang lalu, hal ini kita terapkan agar mereka mempunyai waktu senggang untuk belajar dirumah,’ ujarnya.

Sementara itu, siswi kelas Xll Matematika Ilmu Alam (MIA) ll, Emilia mengaku deg-degan saat hari pertama melakukan UNBK, karena ia menduga materi yang akan dihadapi olehnya sulit untuk dimengerti .

“Ya Pak tegang banget, dag dig dug hati saya, tapi setelah berjalan baru terasa tenang, karena saya merasa ujian kali ini lebih rilek dan simpel dari tahun kemaren, yang hanya menggunakan alat manual saja,” katanya.

Dari beberapa mata pelajaran yang ada di SMA HIRO, ia lebih memilih biologi, menurutnya itu salah satu pelajaran yang disukai, semenjak duduk dibangku Sekolah Dasar sampai sekarang beranjak ke Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Biologi kan cocok untuk diri saya, rencananya kalau keadaan mendukung saya mau kuliah ingin jadi Dokter, maka dari itu saya berharap ujian kali ini mendapatkan hasil yang maksimal sesuai harapan dan cita-cita yang akan saya raih,” tandasnya. (Igor/Nji)