Ulama Banten Ajak Pelajar di Tangerang Berdoa Untuk Lombok

Kabupaten Tangerang – Sebanyak 2.000 santri dan Ustadz dari Yayasan Al Badar melakukan istighosah atau doa bersama di halaman Pondok Pesantren Al Badar 2, Jalan Raya Gembong, Desa Sukamurni, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Jum’at (10/8/2018).

Doa bersama tersebut dilakukan untuk para korban bencana gempa bumi yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Ini kegiatan yang pertama doa bersama, kita mendoakan saudara-saudara kita di Lombok yang terkena musibah, sekitar 2.000 santri dan Ustadz hadir,” ujar H. Uwes Kurni Ketua yayasan Al Badar.

Ia mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai peringan beban dari para korban bencana gempa bumi di Lombok. Selain doa bersama, pihaknya juga akan memberikan bantuan finansial.

“kita berharap mudah mudahan yang terkena musibah diberi kesabarannya, yang sudah meninggal dunia, mudah mudahan diterima ibadahnya oleh Allah S.W.T,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, hadir pula Abuya Muhtadi Dimyati yang merupakan ulama Banten untuk memimpin doa untuk korban bencana dan juga pelaksanaan Pilrpres 2019 mendatang.

“Kita juga sengaja mengundak Abuya Muhtadi, karena beliau merupakan tokoh banten dan beliau juga berpesan untuk mendoakan, mudah mudahan negeri kita ini aman menjelang pilpres, damai, tentram dan tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif yang juga hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, pihaknya ingin mengajak para santri untuk ikut berdonasi dan merasakan kepedulian terhadap para korban bencana di Lombok.

“Alhamdulillah kemarin terkumpul puluhan juta di Polres dan akan diantarkan ke Polda lalu disalurkan kesana. Kita juga meminta para santri untuk melakukan donasi yang bertujuan untuk menanamkan kepedulian, sense of crisis terhadap bencana Lombok,” ujarnya.

Ia berharap, dengan digelar nya doa bersama ini, para korban bencana dapat segera pulih dan tidak lagi terjadi bencana di Indonesia.

“Bencana teratasi, tidak terjadi lagi, dijauhkan dari malapetaka sehingga aman,” tandasnya. (yogi/nji)