Warga Terdampak Pencemaran Air Limbah Resiko Terkena Kanker

Kabupaten Tangerang – UPT Puskesmas Pasar Kemis mencatat ada 59 warga yang terdampak akibat pencemaran air limbah di Kampung Picung, Desa Pasar Kemis RT 01 dan 03 RW 05, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Kepala Puskesmas UPT Pasar Kemis, dr. Salwah mengatakan sebagian besar warga yang melapor mengalami gatal-gatal.

“Pada bulan lalu ada 24 warga yang berobat, itu yang kita datengin kesana, karena mereka juga ada yang datang langsung ke puskesmas,” ujarnya, Sabtu (13/10/2018).

Ia mengatakan, para warga tersebut tidak hanya berobat satu kali namun juga kembali lagi untuk mengeluhkan gatal-gatal yang terus bertambah.

“Ada yang sebulan dua kali, sebulan sekali, keluhan nya kebanyakan gatel-gatel. Ada yang ditangan aja ada yang diseluruh badan. Ada yang sampe 80 persen,” ujarnya.

Ia mengatakan, adanya pencemaran limbah tersebut lantaran tercampurnya air dengan limbah kimia yang dapat menyebabkan kanker.

“Yang dikhawatirkan karena ini kan zat kimia lambat lain pasti menyebar dan membahayakan, Dampak nya ke kulit kalau di minum bisa menimbulkan sakit pencernaan dan kanker, apalagi ini bercampur jadi senyawa, banyak bakteri bersifat korosi dan merusak,” ujarnya.

Ia pun telah menyiapkan obat kulit yang dapat digunakan oleh masyarakat yang terkena gatal-gatal tersebut. “Kita telah menyiapkan obat gatal-gatal,” tandasnya. (yogi/nji)