Suaranusantara.com – PAM JAYA melalui Daya Wanita PAM JAYA resmi memulai program “Difabel Empowering” untuk memperkuat pemberdayaan penyandang disabilitas. Kegiatan perdana berupa pelatihan Voice Over digelar di Avigra Learning Center, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Acara ini turut dihadiri Ketua Daya Wanita PAM JAYA Lya Arief, Senior Manager Marketing & Planning Reporting PAM JAYA, Dewan Pembina Cyber Media Net Maria Ellen Yurian, dan Ketua APTIKNAS Soegiharto Santoso.
Mereka menyampaikan dukungan atas langkah PAM JAYA yang membuka ruang kolaborasi bagi penyandang disabilitas.
Program ini menyiapkan pelatihan bagi 100 peserta difabel dengan berbagai keahlian digital masa kini. Di antaranya Voice Over, Digital Marketing, AI Graphics, AI Multimedia, dan Video Editing yang dijalankan secara bertahap.
Pada sesi pelatihan Voice Over, peserta belajar teknik olah vokal, pengaturan intonasi, hingga komunikasi profesional. Keterampilan ini dibutuhkan untuk memperluas peluang kerja di bidang layanan publik dan industri kreatif.
Para peserta dengan nilai tertinggi akan mendapat kesempatan bergabung sebagai Customer Service PAM JAYA. Inisiatif ini diharapkan menjadi langkah nyata membuka akses kerja yang inklusif dan berkelanjutan.
Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin menyebut program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap kesetaraan. “Kami ingin membuka ruang bagi penyandang disabilitas untuk berkembang dan berkontribusi, bukan sekadar simbol, tapi aksi nyata,” ujarnya.
PAM JAYA juga menyediakan fasilitas penginapan dan akomodasi penuh selama pelatihan berlangsung. Setiap peserta akan menerima sertifikat resmi dari Cyber Media Net dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Lewat “Difabel Empowering”, PAM JAYA membuktikan perannya bukan hanya sebagai penyedia layanan air bersih. Namun juga sebagai penggerak sosial yang aktif membangun lingkungan kerja inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan di Jakarta.
