Suaranusantara.com – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan komitmennya membangun struktur partai secara berjenjang hingga tingkat paling bawah melalui Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI DKI Jakarta. Rakorwil ini difokuskan untuk memastikan kepengurusan partai telah terbentuk hingga DPRT dan DRT.
“Tujuan utama Rakorwil ini adalah memastikan struktur partai benar-benar terbentuk sampai ke tingkat paling bawah,” ujar Ahmad Ali, Ketua Harian DPP PSI di Grand Sahid Jaya (14/12).
Menurutnya, penguatan struktur menjadi fondasi utama bagi kerja-kerja partai ke depan.
Ia menjelaskan bahwa pengecekan struktur dilakukan secara faktual, tidak hanya untuk kepentingan internal, tetapi juga sebagai persiapan menghadapi verifikasi faktual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Ini penting bukan hanya untuk verifikasi KPU nanti, tapi juga untuk kepentingan pemenangan,” katanya.
DKI Jakarta disebut sebagai wilayah yang memiliki posisi strategis bagi PSI. “DKI ini daerah yang sangat istimewa karena menjadi barometer PSI secara nasional,” ujarnya. Oleh karena itu, kesiapan PSI DKI Jakarta dinilai harus lebih matang dibanding wilayah lain.
Dalam Rakorwil tersebut, PSI juga menegaskan keterbukaannya terhadap aktivis dan generasi muda. “PSI ini kami desain sebagai rumah bagi kaum pergerakan,” ujarnya, seraya menyebut banyak aktivis kepemudaan yang telah bergabung di PSI.
Ia menambahkan bahwa PSI akan membuka rekrutmen terbuka tanpa pungutan biaya. “Anak-anak muda tidak perlu takut masuk politik karena latar belakang ekonomi atau keluarga. PSI disiapkan untuk menampung mimpi mereka,” katanya.
Terkait soliditas internal, pimpinan PSI mengingatkan pentingnya loyalitas tunggal dalam organisasi. “Tidak boleh ada faksi-faksi. Partai ini hanya bisa besar kalau seluruh struktur berada dalam satu barisan,” tegasnya.
Sementara itu, agenda besar PSI DKI Jakarta ke depan akan difokuskan pada penguatan kerja organisasi dan kinerja Fraksi PSI di DPRD DKI Jakarta. “Kami akan lebih sering turun ke masyarakat, mendengar persoalan warga, dan menyelesaikan masalah yang ada,” pungkasnya.
