Revitalisasi Dua Pasar, Pramono Ingin Pasar Jakarta Lebih Rapi dan Modern

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung soal revitalisasi pasar di Jakarta (Dok Pemprov DKI)

Suaranusantara.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan revitalisasi dua pasar tradisional, yakni Pasar Gardu Asem di Jakarta Pusat dan Pasar Kramat Jaya di Jakarta Utara.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, selain dua pasar tersebut, Pemprov DKI juga akan melakukan revitalisasi sejumlah pasar lainnya dalam waktu dekat. Menurutnya, pasar-pasar tradisional di Jakarta perlu ditata agar menjadi lebih rapi dan nyaman bagi masyarakat.

“Dari 153 pasar, sekarang ini sudah 60 lebih yang sistem pembayarannya sepenuhnya sudah digitalisasi. Sehingga dengan demikian, pasar-pasar kita menjadi lebih rapi, lebih nyaman, lebih aman, mudah-mudahan masyarakat juga bisa menikmati itu,” kata Pramono kepada wartawan, Senin (6/4/2026).

Ia menjelaskan, Pasar Gardu Asem memiliki luas sekitar 1.735 meter persegi dengan kapasitas menampung 208 pedagang.

Sementara itu, untuk Pasar Kramat Jaya yang merupakan lokasi baru, jumlah pedagang yang akan menempati pasar tersebut masih akan menyesuaikan dengan perkembangan ke depan.

Pramono menegaskan pihaknya telah meminta Direktur Utama PD Pasar Jaya agar pengelolaan pasar dilakukan dengan lebih baik sehingga pasar menjadi lebih bersih dan tertata.

“Untuk di Kramat Jaya, karena ini tempat baru, nanti tergantung perkembangannya yang ada, tetapi saya sudah meminta kepada Bapak Dirut mudah-mudahan semua pasar ini bisa betul-betul menjadi lebih bersih, lebih rapi, dan masyarakat bisa menikmati itu,” tambahnya

Lebih lanjut, Pramono menambahkan bahwa seluruh pasar yang ada di Jakarta, sebanyak 153 pasar, secara bertahap akan didorong untuk menerapkan sistem digitalisasi agar pengelolaannya semakin modern dan memudahkan transaksi masyarakat.

Exit mobile version