Suaranusantara.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama umat Buddha menggelar acara Illumination of Jakarta: Glow of Peace di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada 28 Mei–1 Juni 2026.
Kegiatan tersebut diselenggarakan untuk menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak 2026/2570 Tahun Buddhis.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengatakan perayaan yang digelar di ruang publik ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam menghadirkan kota yang inklusif, toleran, dan berbudaya.
“Jakarta ingin menjadikan keberagaman sebagai jembatan, bukan sekat. Kota yang besar bukan hanya diukur dari tingginya gedung di kawasan Bundaran HI, tetapi juga dari lapangnya hati kita menerima setiap anak bangsa dengan penuh rasa hormat, ketulusan, dan persaudaraan,” ujar Rano saat menghadiri acara tersebut, Jumat (29/5).
Menurutnya, nilai-nilai Tri Suci Waisak yang mengajarkan kebijaksanaan, welas asih, dan harmoni sangat relevan dengan kehidupanmasyarakat Jakarta yang hidup di tengah keberagaman.
“Pesan utamanya adalah kita bisa menampilkan kebersamaan di tengah kota. Inilah mengapa muncul tagline ‘Jaga Jakarta’. Karena Jakarta adalah milik kita bersama dan semua punya tanggung jawab untuk menjaganya,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Rano mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para pemimpin dan tokoh umat Buddha, untuk turut membangun Jakarta melalui langkah-langkah sederhana, seperti membiasakan memilah sampah dari rumah, tempat ibadah, maupun lingkungan sekitar sebagai bagian dari gerakan #JagaJakarta.
