
Solo-SuaraNusantara
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menutup Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) VIII 2017, Senin (13/11/2017) malam di Gedung Wanita, Manahan, Solo.
Tuan rumah Jawa Tengah sukses menyabet gelar juara umum dengan meraih 18 emas, 7 perak dan 11 perunggu, diikuti Jawa Barat di posisi kedua dengan torehan 16 emas, 7 perak dan 6 perunggu dan Jawa Timur di peringkat ketiga dengan 15 emas, 8 perak dan 1 perunggu.
Gubernur Ganjar Pranowo pada sambutannya mengaku senang melihat Peparpenas 2017 berjalan dengan lancar. “Saya bangga kepada semua kontingen yang ikut di ajang ini, ini mewujudkan cermin NKRI yang sesungguhnya. Hampir semua daerah dari seluruh Indonesia berkumpul di sini untuk bertanding secara sportivitas dan memupuk rasa persaudaraan. Dengan olahraga kalian bisa bersama berkumpul untuk menjadi saudara. Dan saya ucapkan selamat kepada Papua yang akan menjadi tuan rumah Peparpenas VIII 2019,” katanya malam di Gedung Wanita, Manahan, Solo, Jawa Tengah, Senin (13/11/2017) malam
Pada acara tersebut, trophy juara umum diserahkan oleh Staf Ahli Bidang Kerjasama Kelembagaan Pemuda dan Olahraga Adiati Noerdin kepada Gubernur Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah.
Sementara Ketua Panitia Peparpenas VIII Bayu Rahardian pada laporannya juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang ikut mensukseskan acara ini. “Alhamdulillah selama pelaksanaan Peparpenas VIII tidak ada masalah besar yang kami alami, semua berjalan dengan baik berkat dukungan semua pihak. Dan saya sampaikan selamat kepada tuan rumah Jawa Tengah yang menjadi juara umum,” kata Bayu.
“Kami mengharap pretasi ini bukan hanya di tingkat pelajar nasional. Tapi, berharap terus ke level internasional. Karena itu kami sedang berusaha keras untuk terus meningkatkan pembinaan jangka panjang termasuk memberikan apresiasi pada atlet berprestasi. Saya juga senang Peparpenas tahun ini banyak munculnya bibit-bibit baru yang bisa diandalkan untuk regenerasi atlet,” katanya.
Kontributor: Maryono