
Gunungsitoli – SuaraNusantara
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gunungsitoli melaksanakan pencocokan dan penelitian (disingkat Coklit) serentak, Sabtu (20/1/2018). Sebanyak 683 orang petugas, yang terdiri dari lima Komisioner, 30 anggota PPK, 303 PPS, dan 345 PPDP, dikerahkan. Ditargetkan, sebanyak 3.415 rumah/Kepala Keluarga (KK) terdata pada coklit hari pertama ini.
“Tiap petugas diwajibkan mendatangi minimal lima rumah di wilayahnya, sehingga dari total 683, minimal sebanyak 3.415 rumah terdata pada hari pertama ini,” ujar Komisioner KPU Gunungsitoli, Hamdan Telaumbanua, yang ditemui SuaraNusantara saat coklit di Kelurahan Ilir Kota Gunungsitoli.
Dikatakannya, kegiatan ini berlangsung serentak di seluruh Indonesia mulai tanggal 20 Januari sampai 18 Februari 2018. Coklit ini penting guna memastikan daftar pemilih tersusun dengan baik.
Di Gunungsitoli sendiri, lanjut Hamdan, pemilih yang hendak didata berjumlah sekitar 89 ribu jiwa, yang tersebar di 101 desa/kelurahan.
“Sejauh ini kita menemukan ada penambahan pemilih pemula. Kita melihat, antusiasme masyarakat terhadap kedatangan kita juga cukup tinggi. Mudah-mudahan sampai masa coklit ini berakhir, tidak ada kendala,” ujarnya.
Kontributor: Dohu Lase