Kota Tangerang – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang menggelar razia pengemis dan anak jalanan di sekitar wilayah Kota Tangerang, Kamis (28/6/2018).
Dalam razia tersebut, petugas mengamankan beberapa pengamen dan anak jalanan yang mangkal di lampu merah flyover Cipondoh.
Gepeng, salah seorang pengamen mengaku tidak kurang dari seratus lima puluh ribu hingga dua ratus ribu rupiah didapatkanya dalam beberapa jam saja.
“Tiap hari keluarnya cuma sore aja, dari jam 4 sampe jam 8 malem,” kata Gepeng, Kamis (28/6/2018).
Pria yang sekujur badannya dipenuhi tatto tersebut mengaku, dari penghasilannya tersebut ia mengaku dapat mengontrak rumah seharga satu juta limaratus perbulannya.
“Lumayan lah bang hasilnya asal jangan ada satpol PP aja, dari ngamen saya bisa ngontrak rumah disitu,” ujar Gepeng seraya menunjuk ke arah Hotel Golden Tulip, Cipondoh.
Kendati sedikit mahal namun ia mengaku tidak keberatan dengan harga tersebut pasalnya pendapatan yang dia dapatkan dinilainya lebih dari cukup.
“Cukup sih bang, ketimbang saya kerja di pabrik paling cuma cukup buat makan aja, selebihnya darimana,” ujarnya.
Dalam melakukan kegiatan mengamennya, ia mengaku kerap kucing – kucingan dengan petugas satpol PP kota Tangerang yang seringkali menertibkannya.
“Biasanya ada satpol PP, dan kalau ada mereka kita ngumpet dulu karna kalau ditangkep sama mereka biasanya kita dikandangin, yang ribet kan kan gitu bang anak anak saya mau dikasih makan apa,” katanya
Meski demikian, dalam mengamennya ia mengaku pernah tidak memaksa kepada setiap pengguna jalan.
“Kita minta juga dengan sopan banget, engga pernah pernah memaksa kita bang, kan kita juga takut dikandangin bang,” tandasnya. (akim/nji)
