Berkat Laporan Masyarakat, Polisi Gagalkan Upaya Perdagangan Anak dibawah umur

Kota Tangerang – Jajaran Polres Kota Bandara Soekarno Hatta bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) berhasil menggagalkan upaya perdagangan anak dibawah umur pada Rabu (13/9/2018).

Penggagalan tersebut berkat adanya laporan masyarakat kepada KPAI pusat mengenai adanya tiga anak dibawah umur yang akan dijadikan terapis pijat dan pemandu karoke di Bali.

“Kami mendapat informasi dari KPAI dimana KPAI mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya anak yang rencananya akan di eksploitasi sebagai terapis atau tempat karoke di Bali yang menggunakan angkutan udara melalui bandara Soetta,” ujar Kapolres Kota Bandara Soetta, Kombes Pol Victor Togi Tambunan.

Dari informasi yang didapat, petugas Polresta Bandara segera melakukan pengecekan dengan bekerjasama dengan maskapai Lion Air.

Saat dilakukan pengecekan, terdapat empat korban dan satu pelaku yang telah berada didalam pesawat.

“Dari informasi tersebut kita melakukan pengecekan dengan bekerjasama dengan Lion Air, kita melihat pesawat yang akan digunakan tersebut posisi sudah boarding, korban dan tersangka udah berada di dalam pesawat, berkat kecepatan informasi kita bisa gagalkan, korban maupun tersangka kita amankan,” ujarnya.

Dari empat korban yang diamankan, tiga diantaranya merupakan anak dibawah umur sementara satu korban telah diatas 18 tahun.

“Kita amankan tersangka IR dan empat korban perempuan, tiga diantaranya anak,” ujarnya.

Dari pengembangan, Polisi berhasil menangkap IPB yang merupakan otak dan juga pemilik panti pijat Royal Palace di Bali. IPB ditangkap di Buah Batu, Bandung.

“Berdasarkan keterangan pelaku dan korban, kami berhasil menangkap IPB di Buah Batu, Bandung yang merupakan otak dan pemilik royal palace di Bali,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPAI mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam melaporkan informasi yang akurat mengenai adanya perdagangan anak dibawah umur kepada KPAI.

“Tanggal 12 datang langsung ke KPAI jam 19.45 ada tiga anak dan satu dewasa yang akan diberangkatkan dari Bandung ke Bali, ini informasi yang berharga dan membuat kami bekerja cepat menggagalkan, detail jam nya disampaikan dan sangat akurat, ini yang kami harapkan adanya peran aktif dari masyarakat, bisa melaporkan melalui sosial media maupun datang langsung,” tandasnya. (akim/nji)

Exit mobile version