Kabupaten Tangerang – Hamparan perkebunan bunga matahari yang terlihat Indah di Kampung Pisangan, Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan Kabupaten Tangerang banyak dikunjungi masyarakat luar Kabupaten Tangerang.
Padahal, perkebunan yang diketahui milik seorang warga yang seorang pedagang bunga, yakni Hending (40) pada awalnya hanya untuk dijual.
Seperti yang dikatakan salah satu pengunjung asal Bogor, Jawa Barat, Laras (18), mengatakan, ia mendapatkan informasi adanya kebun bunga yang biasa tumbuh di dataran tinggi tersebut dari sosial media.
Ia pun lantas mendatangi lantaran ingin melihat bunga matahari secara langsung.
“Saya tau ini dari sosmed, kok kelihatannya bagus gitu ada bunga matahari, yaudah sekarang saya kesini dengan teman-teman,” ujarnya, Kamis (1/11/2018).
Ia pun mengaku senang dapat mengunjungi kebun bunga matahari tersebut lantaran bisa mengabadikan momen dengan harga yang terjangkau.
“Saya cuma bayar Rp. 5000, kalau di tepat lain kan pasti mahal, bisa foto terus bisa di upload ke Instagram,” ungkapnya.
Sementara itu, Hending (40) sang pemilik kebun tak menyangka kebun bunga nya yang awalnya hanya untuk di budidaya dan dijual menjadi terkenal dan dikunjungi masyarakat.
Bahkan, banyak masyarakat luar Kabupaten Tangerang yang juga sampai ke perkebunan miliknya.
“Niat awal saya berkebun cuma untuk menjual bunga saja,” katanya.
Hending pun tak memungut biaya yang mahal untuk para tamu yang berkunjung, ia hanya mematok Rp. 5000 untuk para tamu yang ingin menikmati pesona keindahan dari bunga matahari tersebut.
“Biaya yang saya tarifkan adalah sebesar Rp. 5000, uang tersebut saya pergunakan untuk membeli pupuk dan bayar pegawai yang mengurusi kebun bunga matahari,” terangnya.
Hending mengatakan, dalam sehari, ia dapat meraup untung Rp 2 juta untuk hari biasa, sementara akhir Pekan mencapai Rp 3 juta.
“Saya pun berfikir untuk meluaskan kebun bunga matahari ini. Tapi tetap ke tujuan awal kita ya mau jual bunga nya,” tukasnya. (yogi/nji)
