Kabupaten Tangerang – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja mengeluarkan kebijakan ekstrabed bagi pasien Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal tersebut lantaran meningkatnya jumlah penderita DBD sejak Januari 2019 lalu.
“Mulai hari ini kita keluarkan ekstra bed, meski belum jadi KLB (kejadian Luar biasa), tapi memang kita butuh karena kamar penuh mau dirawat dimana,” ujar Direktur RSUD Balaraja, Reniati Herdis, Senin (4/2/2019).
Ia mengatakan, dikeluarkannya ekstra bed tersebut lantaran terdapat beberapa pasien yang datang namun tidak dapat di rawat di rumah sakit yang dipimpin nya tersebut karena kamar yang penuh.
“antisipasi kasus hari ini kita langsung keluarkan ekstra bed baik di IGD maupun rawat inap sebanyak 10/10 ekstrabed,” jelasnya.
Namun, Reniati mengungkapkan, fasilitas yang didapatkan dari ekstrabed tentu tidak sebaik kamar reguler pada umumnya. Pasalnya, bangsal akan terlihat lebih penuh karena adanya ekstrabed tersebut.
“tapi mohon maaf kita tidak bisa ideal kamarnya karena memang penuh. Jadi mungkin bangsal-bangsal akan terlihat lebih penuh,” katanya.
Meski mengalami peningkatan, Reniati mengungkapkan tak ada pasien yang dirujuk lantaran terdapat hal emergency yang tak bisa ditangani pihaknya.
“Dirujuk kembali karena kita penuh, bukan karena adanya kasus emergency seperti DSS, mudah-mudahan tidak ada,” tutupnya. (don/aul)
