Marah dan Kecewa, Alasan Adi Saputra Rusak Motor di Depan Petugas

Tangerang Selatan – Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ferdy Irawan mengungkap alasan Adi Saputra (21) mengamuk hingga menghancurkan motor Honda Scoopy yang dibawanya saat akan ditilang petugas. Alasannya, Adi merasa kecewa lantaran motor yang dibelinya dengan susah payah harus disita petugas.

“Karena yang bersangkutan merasa, selama ini sudah susah payah ngumpulin uang untuk beli sepeda motor dalam waktu yang lama,” ujar Kapolres Tangsel, AKBP Ferdi Irawan, di Mapolres Tangsel, Jumat (8/2/2019).

Selain itu, Adi juga mengaku kecewa, marah dan sedih, ketika tahu motor kesayangannya itu akan dibawa polisi. Pasalnya, Adi tidak bisa menunjukan STNK motor, maka otomatis polisi harus mengamankan motor tersebut ke Mapolres Tangsel sebagai barang bukti. 

“Dia seperti ada perasaan marah dan sedih, katanya susah payah ngumpulin uang,” kata Ferdi. 

Ekspresi kemarahannya dengan merusak motor tersebut pun tidak disangka Adi akan berbuntut panjang. Hingga akhirnya dia disangkakan pasal berlapis dan juga ancaman kurungan penjara lebih dari 6 tahun. 

Atas aksinya itu, Adi yang gahar membanting dan merusak motor yang dibelinya secara ilegal itu, sempat meminta maaf dan sungkem sembari nangis sesegukan kepada Bripka Oky, petugas yang menilangnya. 

“Saya memohon maaf, tolong maafkan saya,” katanya sembari cium tangan. (aul/nji)

Exit mobile version