Pilbup Lebak, Cabup Perseorangan Harus Kantongi Dukungan 68.162 Penduduk

KPU Kabupaten Lebak.respon cabup perseorangan(SuaraNusantara/Def)

KPU Kabupaten Lebak.respon cabup perseorangan(SuaraNusantara/Def)

SuaraNusantara.com – Syarat minimal dukungan dari masyarakat dengan mengumpulkan KTP wajib dipenuhi oleh calon bupati (Cabup) yang akan mengikuti kontestasi Pilkada Lebak 2024 lewat jalur perseorangan.

Dukungan dari penduduk juga harus tersebar di 15 kecamatan dari 28 kecamatan yang ada di Kabupaten Lebak, Banten.

“Syarat minimal dukungan yanh harus dipenuhi oleh calon perseorangan adalah 6,5% dari jumlah penduduk yang masuk dalam daftar pemilih. Jadi di angka 68.162 dukungan,” kata Ketua KPU Lebak, Dewi Hartini, Selasa (7/5/2024).
Dewi menerangkan, KPU Lebak akan melakukan proses verifikasi faktual terhadap berkas dukungan yang diserahkan calon perseorangan.

“Format isiannya disiapkan. Ini untuk memastikan bahwa warga itu benar-benar memberikan dukungan kepada calon,” ujar Dewi.

Dia menambahkan, verifikasi faktual terhadap dukungan calon perseorangan tidak dilakukan secara random.

“Mekanisme sensus. Sehingga dukungan 68.162 tersebut harus kami pastikan memang betul memberikan dukungan,” ucapnya.

Berdasarkan jadwal, tahapan pemenuhan syarat dukungan calon perseorangan dimulai dari tanggal 5 Mei sampai 19 Agustus 2024.

“Dibuka pada tanggal 8 Mei. Masyarakat yang ingin mencalonkan diri sebagai bakal calon bupati dan calon wakil bupati dari perseorangan kami persilahkan, dan untuk informasi jelas nanti ada layanan khusus ada help desk nya,” paparnya.

Pengumuman pendaftaran pasangan calon perseorangan pada tanggal 24-26 Agustus 2024. Kemudian dilanjutkan dengan penelitian persyaratan pasangan calon pada tanggal 27 Agustus sampai 21 September 2024.

Sampai berita ini ditulis, baru Sekjen Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Banten, Rafik Rahmat Taufik yang sudah menyampaikan kesiapan maju melalui jalur perseorangan.

Mantan jurnalis yang kini menjadi Kepala Desa Bayah Timur, Kecamatan Bayah ini optimis dengan dukungan yang diberikan dari berbagai elemen masyarakat dan kepala desa, syarat minimal tersebut bisa terpenuhi.

“Melihat antusias dukungan dari masyarakat, saya yakin syarat perseorangan itu bisa dipenuhi. Tim terus bergerak untuk memenuhi,” sebut Rafik.

Dengan pengalamannya ditambah jejaring yang luas di pemerintahan, Rafik yakin mampu memenangkan pilkada dan memajukan Lebak.

“Saya memilih jalur independen karena ingin berkoalisi dengan rakyat, dan akan menjadi petugas rakyat bukan petugas partai. Tapi bukan berarti saya anti partai ya, karena ketika dipercaya rakyat memimpin, saya tetap membutuhkan partai sebagai mitra pemerintah,” jelasnya.(Def)

Exit mobile version