Mengenal Wushu, Olahraga Digemari Kris Dayanti hingga Ikuti Kejuaraan di China Wakili Indonesia

Kris Dayanti saat berlatih wushu guna mengikuti kejuaraan di China (instagram @krisdayantilemos)

Kris Dayanti saat berlatih wushu guna mengikuti kejuaraan di China (instagram @krisdayantilemos)

Suaranusantara.com- Diva ternama Tanah Air yang juga politisi Anggota DPR RI Kris Dayanti kembali mengharumkan nama Indonesia.

Bukan dengan panggung musik, melainkan Kris Dayanti mengharumkan nama Indonesia melalui kompetisi kejuaraan wushu yang digelar di China.

Kompetisi kejuaraan wushu di China akan berlangsung selama enam hari sejak Selasa 14 hingga 20 Oktober 2025 mendatang.

Di usianya yang tak muda lagi tepat lima puluh tahun, Kris Dayanti menunjukan dirinya mampu mengikuti ajang kompetisi bergengsi itu, wushu.

Keikutsertaan Kris Dayanti dalam kompetisi bergengsi itu terungkap dari akun media sosial Instagram pribadinya @krisdayantilemos yang di mana dia mengunggah aktivitas untuk mengikuti kejuaraan wushu di China.

Postingan itu dibagikan wanita yang akrab disapa KD dengan mengunggah aktivitas latihan terakhirnya jelang keberangkatan ke China untuk mengikuti kejuaraan wushu.

Kompetisi bergengsi itu diketahui akan berlangsung selama enam hari terhitung sejak 14-20 Oktober 2025 .

“Berlatih layaknya bertanding,hari ini kami melakukan simulasi latihan terakhir sebelum berangkat untuk pertandingan international wushu di İmeishan China 14-20 Oktober nanti. Doakan Indonesia juara ,jiayou!!” tulis Krisdayanti di caption, dilihat Selasa 14 Oktober 2025.

Kris Dayanti diketahui memang menunjukan ketertarikan pada olahraga wushu sejak akhir 2021 silam. Namun, kala itu dia belum memiliki minat untuk terjun mengikuti ajang kompetisi bergengsi itu

Lantas, apa itu wushu?

Wushu adalah seni bela diri yang berasal dari China. Secara harfiah, kata wushu memiliki arti “seni bertempur atau bela diri”.

Wushu berasal dari dua kata yaitu “wu” dan “shu”. “Wu” berarti perang, sementara “shu” berarti seni. Jadi, wushu bisa diartikan sebagai seni untuk bertempur atau bela diri (martial arts). Tak hanya bela diri, di dalam wushu juga terdapat unsur seni, olahraga, dan juga kesehatan.

Pada masa Dinasti Shang (sekitar 1556-1046 SM) hingga periode Negara-negara Berperang (481-221 SM), wushu dikembangkan lebih lanjut menjadi metode pertempuran khusus bersenjata dan tidak bersenjata.

Pada masa-masa tersebut, wushu menjadi sangat populer di kalangan masyarakat umum sebagai sarana pertahanan diri dan peningkatan kesehatan serta hiburan.

Pada awal abad ke-20 dengan berdirinya organisasi Shanghai Jing Wu Physical Culture Society, wushu terus berkembang ke dalam ranah olahraga. Berbagai kegiatan pun dilakukan untuk memperkenalkan wushu, mulai dari pertunjukan publik, pelatihan, hingga kompetisi.

Kemudian pada 1923, Kompetisi Nasional Wushu China digelar di Shanghai. Selanjutnya pada 1936, sebuah delegasi wushu China melakukan demonstrasi olahraga wushu pada Olimpiade Berlin.

Setelah itu, format dan aturan wushu mulai diterapkan dan distandarisasi. Turnamen internasional wushu untuk pertama kali digelar pada 1985 di Xi’an, China. Kemudian, pada 3 Oktober 1990, Federasi Internasional Wushu (IWUF) secara resmi didirikan.

Teknik Dasar Wushu

Olahraga wushu memiliki gerakan yang lengkap dengan melibatkan seluruh anggota badan mulai dari berlari, melompat, memukul, menendang, hingga gerakan salto.

Ada tujuh jurus dalam olahraga wushu yang telah mengalami standarisasi internasional yaitu:

1. Tinju Utara (Chang Quan/Long Fist)

2. Tinju Selatan (Nan Quan/Southhem Fist)

3. Lurus Golok (Dao Su/Broadsword Play)

4. Jurus Pedang (Uian Su/Sword Play)

5. Lurus Toya (Gun Su/Staff PIay)

6. Jurus Tombak (Qiang Su atau Spear Play)

7. Lurus Tai Chi (Tai Chi Quan atau Shadow Boxing)

Exit mobile version