Suaranusantara.com – Film terbaru persembahan Palari Films, karya sutradara Edwin, Monster Pabrik Rambut mulai tayang di bioskop Indonesia, hari ini, Jumat (5/6/2027).
Film horor fantasi yang berani mengkritisi tentang dunia kerja yang eksploitatif ini, dibintqngi oleh Rachel Amanda, Lutesha, Iqbaal Ramadhan, Didik Nini Thowok, Sal Priadi, dan Kev.
Sutradara Edwin mengatakan monster film ini adalah sistem kerja yang tidak manusiawi.
“Sistem kerja yang tidak manusiawi itulah monsternya. Yang mengeksploitasi mengeruk keuntungan pribadi, sementara yang dieksploitasi turut melanggengkan kondisi ini dengan menormalisasi lembur yang tidak manusiawi. Keduanya saling menopang sistem yang perlu kita kritisi, ” ujar Edwin dalam keterangannya, Jumat (5/6/2026).
Dia menjelaskan, Monster Pabrik Rambut membawa kritik sistem kerja dalam balutan horor yang campy dan menghibur.
Artis Rachel Amanda, yang memerankan Putri, mengaku tema film ini sangat dekat dengan dirinya.
“Dulu, saya pun belum sadar bahwa kondisi kerja seperti itu adalah eksploitasi. Karena sistemnya sudah begitu, semua orang mewajarkan. Sama seperti di film ini, lembur dan begadang dianggap normal, padahal tidak,” tutur Amanda.
Menurutnya, karakter Putri adalah cerminan nyata perempuan pekerja Indonesia.
“Saya paham rasanya tidak punya pilihan selain bertahan di tempat yang tidak nyaman, demi menanggung keluarga. Itu dialami
banyak perempuan, termasuk mereka yang sedang hamil atau punya kondisi khusus, dan film ini mengajak kita bertanya: apakah ini sudah adil?” tambahnya.
Sementara, Iqbaal Ramadhan, selaku aktor dan Produser Eksekutif, melihat film ini sebagai cerminan pengalaman yang dirasakan hampir semua pekerja.
“Kita mungkin sama-sama bisa mengamini, mau bekerja di lini apa pun, situasi-situasi horor itu sangat mungkin terjadi. Bisa jadi
karena atasan yang killer, kolega yang saling tusuk dari belakang, atau ekspektasi yang dibebani secara berlebih sehingga kita harus mengorbankan kesehatan mental atau bahkan kesehatan fisik sebagai pekerja,” pungkasnya.
