Suaranusantara.com – Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan suatu negara tidak akan memiliki daya tahan dan daya saing, apabila pemimpin maupun para pejabat negaranya tidak jujur dalam menjalankan tugasnya.
Hal itu dikatakan Prabowo dalam acara inaugurasi Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) atau Forum Uni Parlemen negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (14/5/2025).
“Tanpa tata kelola yang baik, tanpa lembaga yang kuat, tanpa pemimpin-pemimpin yang jujur, pejabat-pejabat yang mengabdi kepada rakyatnya, negara tak akan pernah memiliki daya tahan, apalagi daya saing,” kata Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan tantangan dunia saat ini, dimana bukan hanya konflik di Gaza, Palestina.
Menurut dia, setiap negara memiliki tantangan tersendiri, di antaranya menyangkut aspek kemiskinan hingga ketidakmampuan mengelola sumber daya.
“Tantangan ini merupakan sumber kelemahan, yaitu kemiskinan, kelaparan, korupsi, ketimpangan pendidikan, dan ketidakmampuan mengelola serta menjaga sumber daya kita masing-masing,” ujarnya
Prabowo menegaskan, Indonesia kini berkomitmen menjalankan beberapa agenda besar.
Beberapa agenda itu mulai dari reformasi politik dan birokrasi, pembangunan SDM, swasembada pangan dan energi, hingga penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Karena kami percaya solusi bagi masalah dunia dimulai dari bangsa kita sendiri. Apakah bangsa kita masing-masing berhasil mengatasi masalah internalnya sendiri?” kata Prabowo.
“Saudara-saudara sekalian, kalau kita tidak bisa mengurus bangsa kita sendiri, bagaimana kita mau membantu umat yang sedang kesusahan? Kalau kita lemah, tidak mungkin kita bisa membantu Palestina,” sambungnya.
