Komisi I DPR Serukan agar Negara Barat Segara Akui Pelastina

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono (Dok Instagram @davefikarno).

Suaranusantara.com – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menyerukan agar negara-negara barat segera mengakui negara Palestina.

Hal itu disampaikan Dave dalam merespon langkah Prancis dan Inggris berencana akan mengakui negara Palestina.

“Kami menyerukan kepada negara-negara Barat lainnya untuk mengikuti jejak Inggris dan Prancis demi menciptakan tekanan global yang terkoordinasi dan berdampak maksimal,” kata Dave, Kamis (31/7/2025).

“Dengan dukungan yang solid, PBB dapat mengambil langkah-langkah konkret, seperti pemberlakuan sanksi, pembentukan mekanisme pengawasan, serta perlindungan menyeluruh bagi warga sipil,”tambahnya.

Menurut Dave, langkah kedua negara Eropa ini menegaskan bahwa ketahanan politik bagi rakyat Palestina semakin mendapat perhatian serius dari komunitas internasional.

“Indonesia, sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB dan Ketua Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) 2025, memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memperkuat diplomasi multilateral,” ucapnya.

Dave menilai, sikap diplomatik yang tegas harus dipandang bukan semata sebagai respons terhadap krisis kemanusiaan, melainkan juga wujud komitmen pada penegakan hukum internasional dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

“Pendekatan seperti ini juga membuka ruang bagi rekonsiliasi regional dan mencegah eskalasi radikalisasi yang dapat tumbuh dari ketidakadilan yang terus berlangsung,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dave menegaskan bahwa Komisi I DPR RI berkomitmen untuk terus mengawal arah kebijakan luar negeri Indonesia agar selaras dengan visi perdamaian berkelanjutan di kawasan Timur Tengah.

Diketahui, Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer mengumumkan Inggris akan secara resmi mengakui Negara Palestina pada September mendatang.

Senada dengan Inggris, Presiden Prancis Emmanuel Macron juga mengumumkan bahwa Prancis akan mengakui negara Palestina di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Exit mobile version