Kirim Armada Militer Bantu Israel, Hamas: Amerika Serikat Terlibat dalam Agresi Terhadap Warga Palestina

Armada Miiliter AS (Dok Naval News)

Armada Miiliter AS (Dok Naval News)

Suaranusantara.com – Aksi saling serang antara militer Palestina dan Israel kembali terjadi, dan konflik ini kini melibatkan Amerika Serikat. Dikabarkan jika korban jiwa serangan kedua negara tersebut telah memakan korban jiwa lebih dari seribu.

Tingginya jumlah korban dari pihak Israel telah mendorong Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk mengambil tindakan. Biden memerintahkan kapal-kapal militer dan pesawat tempur militer Amerika untuk dikirim ke Israel.

Armada militer tersebut dikirimkan untuk membantu Israel menghadapi serangan dari Hamas Palestina. Pihak Amerika Serikat juga melaporkan bahwa sejumlah warganya menjadi korban serangan yang dilakukan oleh Hamas di Israel.

Baca Juga : Perang Hamas-Israel Kembali Berkecamuk, Arab Saudi Buka Suara

Dukungan AS kepada Israel telah disampaikan oleh Biden kepada Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, mengungkapkan bahwa kapal USS Gerald R Ford telah diberi tugas membawa satu rudal penjelajah dan empat peluru kendali penghancur.

“Pemerintah AS akan segera menyediakan Pasukan Pertahanan Israel dengan peralatan dan sumber daya tambahan, termasuk amunisi,” ujar Austin.

Namun, respons keras datang dari pihak Hamas terkait bantuan AS kepada Israel. Kelompok Hamas menuduh AS terlibat dalam ‘agresi terhadap rakyat Palestina’ setelah mengirim salah satu kapal induknya ke Laut Mediterania bagian timur untuk mendukung sekutunya, Israel, menyusul serangan mendalam yang dilancarkan oleh Hamas.

Baca Juga : Belum Ada Warga Indonesia yang Jadi Korban Serangan Israel di Gaza

“Tindakan ini tidak akan membuat rakyat kami atau perlawanan mereka merasa takut, karena mereka akan terus membela rakyat kami dan tempat-tempat suci kami.”ujar Hazem Kassem, Juru bicara Hamas.

Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, telah memerintahkan kapal induk USS Gerald R Ford, yang merupakan kapal induk bertenaga nuklir, untuk berlayar ke perairan Mediterania Timur dan bersiap membantu Israel setelah serangkaian serangan dari Hamas melanda negara Israel tersebut.(red)

Exit mobile version