Suaranusantara.com – Suatu kejadian unik terjadi di peternakan buaya di Australia. Aktivitas helikopter yang terbang rendah memicu respon aneh pada kawanan buaya, membangkitkan birahi mereka dan mengadakan “pesta seks” di peternakan tersebut.
Peristiwa ini berlangsung di Peternakan Buaya Koorana, yang terletak di Queensland, Australia. Pada awalnya, ketika helikopter Chinook terbang rendah di atas peternakan, buaya-buaya di sana menjadi cemas dan gelisah.
Pemilik Peternakan Koorana, John Lever, menggambarkan insiden ini, “Semua buaya jantan berdiri tegak dan meraung ke arah langit. Setelah helikopter pergi, mereka semua kawin, gila-gilaan.”
Baca Juga : Fakta Menarik : Helikopter Jarak Dekat Picu Birahi Buaya di Peternakan Australia
Meskipun alasan pasti mengapa suara helikopter memicu tingkah laku birahi buaya masih belum jelas, beberapa ahli menduga bahwa buaya-buaya tersebut mungkin salah mengira bahwa suara helikopter adalah petir badai.
Suara badai petir biasanya terkait dengan musim kawin buaya air asin, yang berlangsung antara Oktober dan November.
Mark O’Shea, seorang ahli herpetologi dari University of Wolverhampton, menjelaskan, “Biasanya, kawin terjadi secara musiman karena bertepatan dengan waktu terbaik untuk mengubur telur mereka di lubang atau sarang.” Buaya yang kawin selama musim badai biasanya akan bertelur beberapa minggu setelahnya, ketika cuaca lebih tenang, sehingga telur tidak terancam tenggelam oleh banjir.
O’Shea juga menduga bahwa suara baling-baling helikopter dan getaran yang mirip dengan badai petir dapat merangsang buaya jantan, membuat mereka berpikir bahwa musim kawin telah tiba.
Selain itu, helikopter yang terbang rendah dapat mengubah tekanan udara, yang membuat buaya merasa seperti badai telah datang. Hipotesis lain adalah bahwa buaya-buaya mengira suara helikopter adalah raungan dari buaya jantan lain.
Baca Juga : Operasi Mantap Brata 2024, Arief: Jangan Mudah Terprovokasi
Peternakan Koorana, yang merawat sekitar 3.000 buaya untuk keperluan daging dan kulit, juga menerima kunjungan turis.
Dalam beberapa bulan ke depan, jumlah buaya di peternakan ini diperkirakan akan bertambah. Setelah musim kawin, buaya betina akan mulai membuat sarang untuk bertelur, dan tiga bulan kemudian, mereka akan menjaga telur-telur tersebut dengan perilaku yang lebih agresif.(Dn)
