Kopi Praja, Tampil Beda dengan Interior Berkonsep Tribun

Suasana launching Kopi Praja | Foto: Eka

Jakarta-SuaraNusantara

Lidah penikmat kopi semakin dimanjakan dengan kehadiran Kopi Praja. Selain racikan kopinya memang terasa mak nyus, desain interior yang berkonsep tribun (panggung) dan minimalis, dijamin bakal bikin anda betah berlama-lama nongkrong di tempat ini.

Kopi Praja yang berlokasi di kawasan Bintaro, terlahir dari tiga pria penggila kopi, yakni Bonny Suseno, Felic Halim dan Pratiwa Dyatmika. Mereka berpikir untuk membuat tempat yang bisa dijadikan base camp untuk kegiatan ngopi bersama.

“Kami kemudian berkonsultasi dengan arsitek untuk membuat interior yang minimalis, tapi harus nyaman dan bikin betah pelanggan. Maka tercetuslah konsep tribun, berkesan unik dan tampil beda,” ujar Felic Halim saat soft launching Kopi Praja, Jumat (30/3/2018).

Menyimak desain interior Kopi Praja memang terasa bila pemilihan meja dan kursi, pencahayaan serta warna ruangan yang senada, ternyata mampu menciptakan suasana nyaman bagi pengunjungnya. Ruangan Kopi Praja sendiri sebenarnya tidak luas, namun gaya minimalis ala Scandinavian yang diusung membuat tempat tersebut terasa lega.

Soal menu, bermacam cemilan ringan tersedia di sini. Sementara menu andalannya adalah Kopi Alun, yaitu racikan kopi berbahan aneka kopi berkualitas, seperti Kopi Toraja, Kopi Sidikalang, Kopi Aceh Gayo, Kopi Arabika Robusta, Kopi Kintanai dan jenis kopi lainnya.

“Nama Kopi Alun diambil dari tempat ini yang seperti alun-alun tempat berkumpul sambil ngopi,” kata Felic.

Bukan tanpa maksud bila Kopi Praja mengandalkan hasil produksi kopi dalam negeri. Menurut Felic, selain Indonesia merupakan salah satu produsen kopi terbaik di dunia, para pendiri Kopi Praja ingin ikut mensejahterakan petani kopi lokal.

“Dengan menggunakan kopi hasil perkebunan milik petani, tentunya akan bisa mensejahterakan para petani kopi kita,” katanya.

Dia berharap Kopi Praja bisa menjadi semacam kota atau negeri bagi kaum berjiwa muda dari berbagai komunitas untuk berdiskusi dan berkarya.

“Komunitas otomotif, komunitas fotografi, komunitas seniman dan komunitas lainnya akan berkumpul di sini, karena konsep interior tribun akan cocok saat nonton bareng, nonton bola, musik dan lainnya,” sebut Felic. (Eka)

 

Exit mobile version