Suaranusantara.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal melakukan pemantauan secara ketat pada program makan bergizi gratis (MBG).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPK, Cahya H Harefa menyebut pihaknya menyepakati sejumlah cara untuk menyegah korupsi terkait program garapan Presiden Prabowo Subianto, tersebut. Salah satunya yakni rutin melakukan inspeksi dadakan (sidak) di Badan Gizi Nasional (BGN).
“Tadi dari Kedeputian Pencegahan juga akan melakukan pengecekan, apa yang tadi sudah disampaikan, apakah di lapangan juga sudah berjalan dengan sebagaimana mestinya,” kata Cahya, Rabu (5/3/2025).
Tak hanya itu, kata dia, pihaknya juga akan melakukan sidak ke semua instansi yang bernaung dengan BGN.
Hal itu dilakukan untuk memastikan anggaran makan bergizi untuk siswa tidak dipotong.
“Bahwa jangan sampai ada anggaran yang misalnya Rp10 ribu tetapi digunakannya hanya Rp9 ribu, tapi dilaporkannya Rp10 ribu,” ucap Cahya.
Sementara, Kepala BGN Dadan Hindayana mengaku bersedia disidak KPK sewaktu-waktu.
Menurut dia, inspeksi itu penting untuk memastikan sistem dalam program makan bergizi gratis berjalan dengan semestinya.
“Secara khusus KPK akan melakukan sidak-sidak untuk membandingkan antara apa yang kami jelaskan mengenai sistem tata kelola dengan kenyataan di lapangan,” ucap Dadan.
