Suaranusantara.com- Ray Sahetapy aktor lawas legendaris pada Selasa 1 April 2025 meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya sejak lama.
Adapun Ray Sahetapy sejak 2017 mengidap diabetes. Lalu pada 2023 dia mengalami stroke sehingga kondisinya menjadi tidak normal.
Ray Sahetapy diketahui meninggal dunia pada pukul 21.04 WIB dalam usia 68 tahun.
Jenazah Ray Sahetapy diketahui saat ini tengah disemayamkan di rumah duka Sentosa Blok C, RSPAD Gatot Subroto, Senen, Jakarta Pusat.
Jenazah disemayamkan di rumah duka Sentosa, RSPAD lantaran merupakan keputusan dari keluarga.
Keluarga memutuskan untuk jenazah Ray disemayamkan di rumah duka Sentosa RSPAD karena menunggu putra ketiganya, Surya Sahetapy dari Amerika Serikat.
Diketahui, Surya adalah putra ketiga dari pernikahan Ray Sahetapy dengan Dewi Yull. Surya diketahui menetap di New York Amerika Serikat sejak lama
“Rencananya menunggu anaknya dari Amerika, Surya hari Kamis mungkin jam 10 malam baru tiba,” kata Charlie Sahetapy, adik Ray Sahetapy saat menemui wartawan di rumah duka pada Rabu, 2 April 2025.
Untuk pemakamannya, Charlie mengatakan kalau akan dilakukan pada hari Jumat di TPU Tanah Kusir.
“Bang Ray meninggal di RSPAD, di ICU tadi malam, rencananya jenazah dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan,” ujarnya.
Dan rencananya, jenazah Ray Sahetapy akan dimakamkan pada Jumat 4 April 2025.
“Jumat baru dimakamkan, mengenai jamnya, nanti kami sampaikan,” tambahnyaaaa.
Surya Sahetapy merupakan anak ketiga mantan pasangan Ray Sahetapy dan Dewi Yull yang kini menetap di New York, Amerika Serikat.
Ia merupakan seorang aktivis yang terus memperjuangkan hak kesetaraan untuk masyarakat Tuli.
Melalui akun Instagramnya, Surya juga mengunggah foto bersama dengan mendiang ayahnya pada Selasa, 1 April 2025.
“Selamat jalan, Ayah! We always cherish the memories of our time with you,” tulisnya pada caption.
“Titip salam cinta dan kangen ke kak Gisca!” pungkasnya sambil mengenang sang kakak yang sudah lebih dulu meninggal dunia.
