Masinton Pasaribu Soal Jadwal Kongres PDI Perjuangan: Itu Agenda Bos Saya

Masinton Pasaribu Bupati Tapanuli Tengah terkait Kongres PDI Perjuangan (instagram @masinton)

Masinton Pasaribu Bupati Tapanuli Tengah terkait Kongres PDI Perjuangan (instagram @masinton)

Suaranusantara.com- Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu angkat bicara terkait jadwal Kongres PDI Perjuangan.Masinton Pasaribu mengatakan terkait jadwal Kongres PDI Perjuangan yang menentukan adalah bosnya yakni para elite partai.

Kendati demikian, Masinton berujar apabila jadwal terkait Kongres PDI Perjuangan sudah pasti maka segera diinfokan ke publik.

“Itu agenda bos saya. Ketika ada agenda kongres, kami pasti disampaikan, diberitahukan dan pasti kami berangkat,” ujar Masinton kepada wartawan usai menghadiri Sarasehan Peringatan Reformasi 1998 di Jakarta, Rabu 21 Mei 2025.

Masinton mengaku, bahwa para kader banteng di seluruh wilayah Indonesia menginginkan Megawati Soekarnoputri kembali menjadi Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan.

“Insya Allah ya aspirasi di daerah-daerah masih menginginkan Ibu Medawati sebagai ketua umum PDIP,” ujar Masinton lagi.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Puan Maharani berujar bahwa Kongres PDI Perjuangan dipastikan tidak akan lewat dari tahun 2025 ini.

Mulanya, Kongres PDI Perjuangan dikabarkan akan dihelat bulan April 2024. Namun, Puan mengisyaratkan mundur dari April.

“Bisa saja mundur di bulan April, namun pastinya insya Allah tidak lebih dari tahun 2025,” ujar Puan pada 14 April 2025 lalu.

Sementara itu, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat, menyampaikan, jika pada Kongres PDI Perjuangan 2025 nanti hanya tinggal mengukuhkan Megawati Soekarnoputri menjadi ketua umum partai kembali untuk lima tahun ke depan.

“Jadi kongres itu lebih banyak, nanti kongres kan tinggal mengukuhkan saja ya. Mengukuhkan Ibu Mega,” kata Djarot ditemui di Jakarta, Kamis 8 Mei 2025.

Semua kader dari tingkat atas sampai anak ranting solid mendukung penuh Megawati Soekarnoputri kembali menjadi Ketum PDI Perjuangan.

“Solid. Tinggal pengukuhan ibu ketua umum,” sambung Djarot.

Exit mobile version