Suaranusantara.com- Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan Komarudin Watubun angkat bicara soal pernyataan Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi yang menuding partainya terlibat dalam judi online (judol).
Komarudin Watubun meminta Budi Arie harusnya menyelesaikan permasalahan kasus judol yang menyeret nama mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) itu.
Budi Arie disebut dalam surat dakwaan menerima fee atau komisi sebesar lima puluh persen dari judol. Surat dakwaan itu dibacakan pada sidang yang digelar 14 Mei 2025 lalu.
“Ya selesaikan urusan dia sendiri dari pada tuduh-tuduh PDIP, karena itu kan masalahnya ada di Kejaksaan yang menyampaikan itu kan, proses-proses resmi di Kejaksaan yang menyebut nama nama dia,” kata Komarudin di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa 27 Mei 2025.
Komarudin meminta agar Budi Arie bersikap jantan soal judol dan jangan mencari kambing hitam lagi terkait bisnis haram itu.
“Jadi tidak usah lempar tanggung jawab kepada siapa-siapa, dia jantan harus dia harus bertanggung jawab atas proses itu, jadi jangan cari kambing hitam lagi,” sambungnya.
Ketika ditanya mengenai rencana laporan PDI Perjuangan ke Bareskrim Polri hari ini, Komarudin tak ingin menanggapi lebih jauh. Menurutnya, partainya hanya akan mengurus hal-hal besar.
“Kita urus hal yang lebih besar-besar lah. Banyak hal yang lebih penting dari itu,” ujarnya.
Komarudin pun mempertanyakan kenapa urusan judi online tak selesai-selesai. Menurutnya, tudingan Budi Arie kepada PDI Perjuangan dinilai tak berdasar.
“Ini kan masalah judol ini sudah dari dulu kenapa kok nggak beres-beres,” ujarnya.
Komarudin lalu mengingatkan kembali bahwa Budi Arie harus bertanggungjawab atas tuduhan yang diarahkan kepada PDI Perjuangan.
“Kalau urusan ke PDIP ya itu saya kira dia tidak bertanggung jawab kalau menuduh PDIP, apa kepentingan PDIP mengurus yang begitu, itu seperti kata Deddy Sitorus, justru Budi Arie harus orang pertanyakan kok punya duit ratusan miliar di LHKPN itu, itu yang begitu-begitu harus diklarifikasi, nggak usah urus cari cari kambing hitam,” imbuh dia.
