PDIP Ingatkan Prabowo untuk Tak Tergesa-gesa Buka Hubungan dengan Israel

Djarot Saiful Hidayat bicara soal kapan pelaksanaan Kongres PDI Perjuangan (instagram @djarotsaifulhidayat)

Djarot Saiful Hidayat bicara soal kapan pelaksanaan Kongres PDI Perjuangan (instagram @djarotsaifulhidayat)

Suaranusantara.com – Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat merespon pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel apabila mengakui kemerdekaan Palestina.

Djarot tak menentang ide tersebut, namun dia mengingatkan kepada pemerintah untuk tidak tergesa-gesa memulai hubungan diplomatik dengan Israel.

Dia lantas menyinggung Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan bahwa “penjajahan di atas dunia harus dihapuskan.”

“Untuk kami, misalnya, membuka hubungan diplomatik dengan Israel, jangan terlalu buru-buru, ya,” ucap Djarot, Minggu (1/6/2025).

Menurut Djarot, Palestina harus menjadi bangsa yang merdeka terlebih dahulu.

“Kalau kami itu selalu berjuang untuk kemerdekaan Palestina, dan sekarang Palestina masih terjajah,” ujar dia. 

Sebab, kata Djarot, hubungan dipolmatik antara Indonesia dan Israel tak bisa dilakukan sepanjang Palestina masih terjajah.

“Sehingga kalau kita menjadikan hubungan diplomatik, nanti dulu,” ujar Djarot.

“Tidak bisa, karena itu bertentangan dengan Undang-Undang Dasar,” tambahnya.

Exit mobile version