Suaranusantara.com- Kongres PDI Perjuangan belum juga digelar. Adapun alasan kongres belum digelar dikarenakan terkendala Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang tengah terkena kasus hukum atas perkara suap dan perintangan penyidikan Harun Masiku.
Hasto diketahui saat ini tengah menjalani masa penahanan di rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (rutan KPK) sejak Februari 2025 lalu.
Terkait Kongres PDI Perjuangan belum digelar lantaran terkendalan penahanan Hasto, disampaikan langsung oleh politikus PDI Perjuangan Aria Bima.
Kata Aria Bima, Kongres PDI Perjuangan akan digelar pada 2025 ini. Kendati demikian, untuk lokasi dan waktunya belum diketahui.
“Kongres tahun ini 2025, lokasinya belum dan tanggalnya belum tapi tahunnya sudah,” katanya ditemui Balai Kota Solo, Selasa 10 Juni 2025.
Dalam kesempatan itu, saat ditanya soal PDI Perjuangan tengah melakukan pembenahan mengingat Hasto tengah ditahan, Aria Bima sendiri membantah.
Kata Aria Bima, kongres mundur karena yang menyiapkan acara yakni Hasto Kristiyanto ditahan KPK.
“Nggak ada (pembenahan internal), kongres mundur itu karena yang menyiapkan Pak Hasto ditahan,” ungkapnya.
Ia menyebut Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sudah menunjuk pelaksana baru untuk menyiapkan kongres. Hanya saja, ia enggan mengungkapnya siapa yang ditunjuk Megawati.
“Lha karena yang menyiapkan ditahan, Bu Mega baru nunjuk siapa yang menjadi pelaksananya. Kan kongres kerjannya sekjen untuk persiapannya, yang menyiapkan masih menyelesaikan persoalan hukum jadi kalau misalnya saya ditunjuk saya harus menyiapkan,” bebernya
“Maka jadi mundur tidak ada sesuatu yang selalu dipersoalkan. Hanya yang menyiapkan kebetulan saat ini masih menjalani persidangan, ngono wae,” sambungnya.
Dirinya menegaskan bahwa internal partai tetap solid dan tidak goyah. Menurutnya, selama PDIP masih dipimpin Megawati, tidak ada yang bisa membuat goyah.
“Nggak ada (pembenahan internal PDIP) nggak ada goyah, selama ketuane Bu Mega sopo sing wani (siapa yang berani) goyah ya kan nggak ada,” ucapnya.
Disinggung mengenai Solo yang sempat diusulkan Ketua DPC Solo FX Hadi Rudyatmo, dirinya setuju.
“(Solo jadi lokasinya) Tepat, sebagai wong solo aku seneng UKM hidup nanti. Minimal sampean bisa nyetak kaos-baliho, percetakan hidup Mas Wali juga punya kerjaan,” katanya.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR Utut Adianto sebelumnya memberi sinyal jadwal Kongres PDIP akan mundur kembali. Utut menyebut ada peluang kongres, yang salah satu agenda terkait pemilihan ketua umum, belum terlaksana pada Juni 2025.
“Dugaan (belum), dugaan itu berdasarkan hitungan. Ya, saya nggak bisa ngomong, tapi kalau Juni dugaan saya belum,” kata Utut di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 14 Mei 2025.
