BMKG Prediksi Hujan Lebat & Angin Kencang 16-17 Juni, Ini Daftarnya

Ilustrasi prakiraan Cuaca Panas (Dok Ist)

Ilustrasi prakiraan Cuaca Panas (Dok Ist)

Suaranusantara.com- Musim kemarau seharusnya membawa langit cerah dan cuaca stabil. Namun, justru sebaliknya, sejumlah wilayah di Indonesia kembali diguyur hujan deras disertai angin kencang.

Fenomena ini menjadi perhatian Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang mengungkap bahwa kondisi atmosfer saat ini masih sangat dinamis.

Kondisi ini tidak lepas dari berbagai fenomena atmosfer global yang masih aktif memengaruhi cuaca di Indonesia. Salah satunya adalah keberadaan Siklon Tropis Wutip yang terdeteksi di wilayah Laut China Selatan timur Vietnam.

Siklon ini memiliki efek menarik massa udara di sekitar wilayah barat Indonesia, sehingga berdampak pada variasi hujan di beberapa daerah. Selain itu, gangguan atmosfer lain seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) yang aktif di barat Samudra Hindia hingga Sumatera, serta gelombang atmosfer seperti Gelombang Rossby, Gelombang Kelvin, dan aktivitas Low Frequency turut memperkuat kemungkinan terjadinya hujan lebat.

BMKG menekankan bahwa meski hanya sekitar 15 persen zona musim (ZOM) di Indonesia yang benar-benar telah masuk musim kemarau, aktivitas atmosfer yang aktif tersebut mampu memicu potensi hujan deras dan angin kencang.

Untuk hari Senin (16/6), daerah-daerah seperti Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, hingga sejumlah provinsi di Jawa dan Kalimantan diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Sementara itu, Sumatera Utara, Bengkulu, dan Maluku Utara berpotensi diterpa hujan sangat lebat. Di sisi lain, angin kencang diprediksi melanda beberapa wilayah seperti Banten, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Selanjutnya pada Selasa (17/6), daftar wilayah yang mungkin diguyur hujan semakin bertambah. Dari Aceh hingga Papua, hampir seluruh pulau besar di Indonesia berada dalam kategori siaga hujan sedang hingga lebat.

Dua wilayah yang perlu mendapat perhatian lebih adalah Kepulauan Bangka Belitung dan Sulawesi Tengah, yang diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas sangat tinggi. Sedangkan Nusa Tenggara Timur diprediksi tetap berada dalam kondisi angin kencang.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang. Pemerintah daerah juga diminta siaga dalam menyikapi perubahan cuaca mendadak ini, meskipun sebagian wilayah telah resmi memasuki musim kemarau.

Exit mobile version