Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto diketahuo telah menunjuk 24 nama calon duta besar (dubes) untuk negara sahabat. Salah satunya adalah anak dari pahlawan revolusi DI Pandjaitan sekaligus mantan asistennya yakni Letjen (Purn.) Hotmangaraja Panjaitan.
Hotmangaraja ditunjuk oleh Prabowo sebagai calon dubes Indonesia untuk Singapura.
Hotmangaraja diketahui telah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test yang digelar pada hari pertama, Sabtu 5 Juli 2025.
Hotmangaraja tak sendirian dalam mengikuti fit and proper test, melainkan bersama sebelas nama calon dubes.
“Begitu (sebagai calon dubes Indonesia untuk Singapura), kalau disetujui Presiden,” kata Hotmangaraja setelah pengujian di Komisi I di Kompleks Parlemen, Jakarta, dilansir Senin 7 Juli 2025.
Adapun, Komisi I DPR RI menggelar fit and proper test calon duta besar (dubes) untuk negara sahabat selama dua hari yakni Sabtu dan Minggu 5-6 Juli 2025.
Hotmangaraja berjanji akan mengutamakan kepentingan nasional jika bertugas menjadi dubes. Dia akan memperjuangkan kepentingan Indonesia dalam urusan politik, ekonomi, dan sosial.
Dia tidak menjelaskan langkah apa yang akan ditempuh saat menjabat dubes. Hotmangaraja hanya menyatakan akan bekerja sesuai visi dan misi Prabowo.
“Hanya ada satu visi-misi, yaitu visi-misi Kepala Negara. Kita melaksanakan rancangan program kerja,” ucapnya.
Hotmangaraja Panjaitan adalah seorang pensiunan TNI. Dia adalah anak dari D.I. Panjaitan, seorang pahlawan revolusi.
Dia pernah menjabat asisten khusus menteri pertahanan bidang lingkungan strategis pada 2019. Saat itu, Prabowo menjabat menteri pertahanan.
Duta besar bukan jabatan baru baginya. Sebab, pria kelahiran 14 Oktober 1953 ini pernah menjadi dubes Indonesia untuk Prancis, Andorra, Monako, hingga UNESCO pada periode 2014-2018.
Selain itu, Hotmangaraja Panjaitan pernah mengemban amanah sebagai Ketua Majelis Komunitas Siber Bela Negara (KSBN).
Hotmangaraja yang berlatar belakang pendidikan militer, memiliki riwayat dan karir di kemiliteran sebagai berikut:
Pendidikan Militer
1. AKABRI Jurusan Infanteri Kopassandha (1977)
2. Sesarcabif Infanteri
3. Pendidikan Komando
4. US Army Airborne, Pathfinder, Ranger Course, Fort Benning
5. Seskoad (1993)
6. US Army Special Forces, Fort Bragg
7. Sesko TNI
8. Lemhanas
Riwayat Jabatan Militer
Letnan Dua s/d Letnan Satu
1. Komandan Peleton Kopassandha
2. Pasi Intel Grup 1 Parako Kopassandha
3. Komandan Kompi Batalyon 12 Grup 1 Kopassandha
Kapten
1. Komandan Detasemen Batalyon 22 Grup 2 Kopassandha
Mayor
1. Kasi-1 Intel Sat Gultor 81 Kopassus
2. Wadanyon Aksus Sat Gultor 81 Kopassus
3. Pasi Ops Satgas Intel BAIS ABRI
Letnan Kolonel
1. Danyon Aksus Sat Gultor 81 Kopassus
2. Danyon 33 Group 3 Sandhi Yudha
3. Dansatgas Intel BAIS ABRI
4. Wadansat 81 Sat Gultor Kopassus
Kolonel
1. Asintel Kopassus
2. Atase Militer di Republik Federal Jerman
3. Dan Grup 3 Sandhi Yudha/Kopassus (2000—2002)
4. Danrem 163/Wirasatya (2002—2004)
Brigadir Jenderal
1. Kadispenad (2004—2006)
2. Waaspam Kasad (2006)
Mayor Jenderal
1. Danpusterad (2006—2007)
2. Aster Kasad (2007—2008)
3. Pangdam IX/Udayana (2008—2010)
Letnan Jenderal
1. Sesmenko Polhukam RI (2010—2012)
Riwayat Jabatan Sipil
1. Duta Besar Indonesia untuk Prancis, Andorra dan Monako serta UNESCO (2014—2018)
2. Asisten Khusus Menteri Pertahanan Bidang Lingkungan Strategis (2019—2024)
