Dicecar 85 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Metro Jaya Soal Ijazah Jokowi, Roy Suryo Mengaku Ogah Jawab

Roy Suryo pakar telematika memastikan akan hadiri gelar perkara kasus tudingan ijazah palsu Jokowi yang digelar besok Rabu 9 Juli 2025 yang digelar oleh Bareskrim Polri (instagram @officialnewstv)

Roy Suryo pakar telematika memastikan akan hadiri gelar perkara kasus tudingan ijazah palsu Jokowi yang digelar besok Rabu 9 Juli 2025 yang digelar oleh Bareskrim Polri (instagram @officialnewstv)

Suaranusantara.com- Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus pakar telematika, Roy Suryo hari ini Senin 7 Juli 2025 kembali mendatangi Polda Metro Jaya guna jalani pemeriksaan terkait ijazah Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi yang dituding palsu.

Dalam pemeriksaan, kata Roy Suryo usai jalani pemeriksaan, dirinya mengaku dicecar sebanyak 85 pertanyaan.

“Saya ada 85 pertanyaan dengan 55 halaman, maka bisa diselesaikan dengan sangat cepat,” kata Roy Suryo kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin 7 Juli 2025.

Kata Roy, dari 85 pertanyaan itu, ada sejumlah pertanyaan yang enggan dijawab.Dia mengaku hanya menjawab seputar identitas saja.

Hal ini dikarenakan, menurut Roy banyak pertanyaan yang tak memiliki keterkaitan.

“Cuma (pertanyaan) seputar identitas saja yang saya jawab, yang lain karena nggak ada hubungannya, nggak saya jawab. Makanya prosesnya (pemeriksaan) singkat karena mereka nggak punya legal standing tempus dan locus-nya,” ujarnya.

Roy Suryo juga merasa heran dipolisikan beberapa pihak terkait tudingan ijazah palsu Jokowi. Sebab, kata dia, para pelapor lain tidak memiliki legal standing untuk melaporkannya.

“Bahwa mereka itu yang lapor-lapor ini, yang lopar-lapor ini aneh gitu, karena itu adalah tidak ada kaitan hukumnya, tidak ada saudara, hubungan saudara, hubungan darah dia dengan Joko Widodo,” kata dia.

“Jadi mereka lima pihak itu tidak ada legal standing-nya, apalagi mereka mengatasnamakan, ada yang mengatasnamakan pengacara. Itu kan aneh, pengacara kok malah lapor, jadi itu sama sekali ‘di luar nurul’ ya,” imbuhnya.

Exit mobile version