Suaranusantara.com- Di tengah rencana akan digelarnya kongres ke VI, PDI Perjuangan menggelar bimbingan teknis (Bimtek) yang berlangsung pada Rabu 30 Juli 2025 di Bali.
Publik mengaitkan bimtek PDI Perjuangan akan berlanjut menuju kongres ke VI. Namun, hal itu disanggah oleh sejumlah elite partai, salah satunya Ketua DPP PDIP bidang hukum Yasonna H Laoly.
Yasonna Laoly mengatakan bahwa terkait jadwal kongres, dirinya mengaku belum mengetahui. Dia hanya meminta kepada publik untuk sabar menunggu.
Walaupun demikian, dia tak menyangkal soal konsolidasi itu salah satunya agar solid di Kongres PDIP nanti.
“(Kongres PDIP ) belum (tahu). Tunggu hari mainnya. Sudah pasti lah kalau itu (solid di Kongres PDIP). Tunggu saja, kita tunggu saja hari mainnya,” ujarnya.
Senada dengan Yasonna, Wasekjen bidang Komunikasi PDIP, Adian Napitupulu juga enggan menjawab kapan Kongres PDIP akan digelar.
“Enggak ada pembicaraan itu, kita cuma konsolidasi penguatan partai,” ujarnya.
Sementara Puan, saat diberi pertanyaan yang sama oleh awak media sebelumnya secara terpisah terkait jadwal Kongres PDI Perjuangan menjawab untuk melihat tanggal 1 Agustus 2025.
“Coba kita lihat, bagaimana nanti tanggal 1 Agustus kelanjutannya.”
Puan yang juga Ketua DPR itu mengaku tidak tahu apakah setelah Bimtek DPP PDIP akan dilanjutkan ke Kongres PDIP.
Dia pun meminta untuk ditanyakan langsung ke DPP PDI Perjuangan.
“Saya enggak tahu, tanya ke DPP partai,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan Jawa Tengah Bambang Wuryanto atau akrab disapa Bambang Pacul mengungkap alasan mengapa kongres ke VI belum juga digelar.
Kata Bambang Pacul, alasan belum digelarnya Kongres PDI Perjuangan lantaran ada pertimbangan internal partai sehingga terkesan lama digelar.
Bambang Pacul hanya menjelaskan pelaksanaan kongres menjadi ranah Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Hukum, HAM, dan Perundang-undangan, Yasonna Laoly.
“Tentu ada argumentasi yang dipertimbangkan, dalam hal Pak (Yasonna) Laoly yang lebih banyak paham,” kata Bambang Pacul dilansir Rabu 30 Juli 2024.
Ditanya soal jadwal pasti, Bambang enggan membeberkannya secara detail. Meski begitu, Bambang mengatakan Kongres PDI Perjuangan 2025 bakal digelar di Pulau Dewata.
Menurutnya, Bali memiliki sejarah tersendiri dengan partai berlambang banteng itu sehingga kerap dipilih menjadi lokasi kongres sejak 2000.
“(Tahun 1998) kami kongres ’98 di Bali, tahun 2000 di Jateng, Semarang, 2005 di Bali, 2010 di Bali, 2019 di Bali. Saya kira (Kongres PDIP 2025) ini juga akan di Bali,” imbuhnya.
