Menteri Kabinet hingga Pimpinan Lembaga Negara Datangi MPR, Hadiri Acara Hari Konstitusi dan HUT ke 80 RI

Hari Konstitusi, MPR gelar acara yang dihadiri oleh sejumlah Menteri Kabinet dan pimpinan lembaga negara, Senin malam 18 Agustus 2025 (instagram @gus_jabo)

Hari Konstitusi, MPR gelar acara yang dihadiri oleh sejumlah Menteri Kabinet dan pimpinan lembaga negara, Senin malam 18 Agustus 2025 (instagram @gus_jabo)

Suaranusantara.com- Senin malam 18 Agustus 2025, Gedung MPR RI ramai didatangi para pejabat mulai dari menteri Kabinet Merah Putih hingga pimpinan lembaga negara.

Adapun kedatangan sejumlah Menteri Kabinet hingga pimpinan lembaga negara ke Gedung MPR bertujuan untuk menghadiri acara Hari Konstitusi dan perayaan HUT ke 80 RI.

Terpantau, sejumlah Menteri Kabinet hadir di lokasi acara sekitar pukul 19.15 WIB. Terlihat ada Menko PMK Pratikno, Mendagri Tito Karnavian, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, dan Menteri P2MI Abdul Kadir Karding.

Lalu pimpinan lembaga negara yang turut hadir di lokasi acara di antaranya Ketua DPR RI Puan Maharani, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, Jampidum Kejagung Asep Nana Mulyana, hingga sejumlah tokoh lainnya.

Sementara, sebagai tuan rumah Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama pimpinan MPR lainnya juga telah berada di lokasi acara.

Kabarnya, berdasarkan rangkaian acara yang diterima, nantinya Presiden RI Prabowo Subianto akan hadir dan turut memberikan pidatonya.

Namun, ternyata Presiden Prabowo tidak hadir dalam acara. Kendati demikian, Prabowo menyampaikan salam melalui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Pratikno

Kata Pratikno, Prabowo berhalangan hadir dalam acara yang berlangsung peringatan Hari Konstitusi.

Prabowo melalui salam yang disampaikan ke Pratikno, menegaskan bahwa Presiden begitu menghormati konstitusi.

“Saya menyampaikan salam dari Bapak Presiden yang mohon maaf tidak bisa hadir pada acara ini.  Dan memerintahkan kepada kami untuk mewakili beliau. Kita tahu, kita semua tahu dari berbagai pidato yang beliau sampaikan bahwa penghormatan dan komitmen Bapak Presiden Prabowo kepada konstitusi sudah sangat jelas dan sangat tegas,” kata Pratikno mengawali pidatonya di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin 18 Agustus 2025.

Ia pun mengutip yang disampaikan Prabowo saat pidato di Sidang Tahunan MPR 2025.

“Dalam pidato kenegaraan Bapak Presiden di tanggal 15 Agustus yang lalu, Bapak Presiden menyatakan dengan tegas, saya tidak bisa mengikuti intonasinya Bapak Presiden. Gara-gara kalimat beliau. Saya melihat ada kecenderungan dari sebagian kaum elit Indonesia. Sebagian orang-orang yang memandang dirinya paling pintar di Republik ini, mereka memandang bahwa pemikiran Bung Karno, pemikiran Bung Hatta, pemikiran generasi 45 tidak relevan lagi di jaman sekarang, sudah kuno, sudah lawas untuk menghadapi tantangan abad 21. Menurut kami, maaf, menurut hikmat saya,  pemikiran tersebut adalah keliru,” katanya menirukan kalimat pidato Prabowo.

Exit mobile version