3,5 Jam Sebelum Dilantik, Purbaya Yudhi Mengaku Dirinya Baru Ditelepon untuk Jadi Menkeu Gantikan Sri Mulyani

Purbaya Yudhi Sadewa resmi gantikan posisi Sri Mulyani sebagai Menkeu, Senin 8 September 2025 (instagram @news.nusantaratv)

Purbaya Yudhi Sadewa resmi gantikan posisi Sri Mulyani sebagai Menkeu, Senin 8 September 2025 (instagram @news.nusantaratv)

Suaranusantara.com- Purbaya Yudhi Sadewa kini resmi menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih. Sebab, pada Senin sore 8 September 2025 dirinya resi dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto untuk menempati kursi Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Sri Mulyani.

Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya, pada Senin sore terpantau tiba di Istana Kepresidenan RI dengan mengenakan setelan kemeja dibalut jas dan dilengkapi dasi biru muda.

Melihat dasi biru muda yang dikenakan Purbaya Yudhi Sadewa, ini sama persis seperti saat pelantikan menteri Kabinet Merah Putih Oktober 2024 lalu.

Dan ternyata benar saja, Purbaya resmi dilantik sebagai Menkeu menggantikan Sri Mulyani. Pengangkatan Purbaya itu tertuang dalam surat Keputusan Presiden Nomor 86 Tahun 2025.

“Mengangkat Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan,” bunyi Kepres Pengangkatan yang dibacakan di Istana Negara, Senin 8 September 2025.

Usai resmi dilantik, Purbaya bercerita bahwa 3,5 jam sebelum pelantikan, dirinya mengaku baru ditelepon untuk menjadi Menkeu gantikan Sri Mulyani.

“Ini kan kagetan juga tadi saya dikasih tau baru mungkin jam 12.30 WIB, saya pikir saya ditipu, saya cek nomornya telepon bener apa nggak, ternyata betulan,” kata Purbaya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 8 September 2025.

Bahkan kata Purbaya, dirinya pun belum sempat berkomunikasi dengan Sri Mulyani terkait hal ini. Namun, setelah pelantikan, Purbaya akan langsung ke kantor Kementerian Keuangan untuk memeriksa kondisi.

“Belum, habis ini saya mau ke Kemenkeu mau lihat kondisinya seperti apa,” ujarnya.

Kata Purbaya, dirinya mengaku tidak ada tanda-tanda sebelum dia ditunjuk menjadi Menkeu. Meski begitu, dia mengaku kerap diajak diskusi dengan Presiden Prabowo Subianto terkait sektor perekonomian. Ia berkelakar diminta menjadi Menteri Keuangan karena terlihat jago.

“Kan waktu sarasehan saya presentasi di sana, beberapa kali. Mungkin kelihatannya saya cukup jago. Tapi (diskusi) khusus nggak ada, beberapa kali aja, tapi nggak baru-baru ini,” ujarnya.

Terbaru, lanjut Purbaya, diskusi dengan Prabowo berlangsung pada pekan kemarin di kediaman Prabowo di Hambalang. Menurut dia, diskusi itu tidak ada kaitannya dengan proses asesmen sebagai menteri.

“Saya diskusi beberapa kali di Hambalang, itu aja. Tapi bukan asesmen, diskusi ekonomi aja bareng menteri,” ujarnya.

Exit mobile version