Dua Cucu Mahfud MD Ikut Keracunan MBG

Mahfud MD dorong KPK selidiki dugaan mark up kereta cepat Whoosh (instagram @mohmahfudmd)

Mahfud MD dorong KPK selidiki dugaan mark up kereta cepat Whoosh (instagram @mohmahfudmd)

Suaranusantara.com – Dua cucu mantan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menjadi korban keracunan menu makan bergizi gratis (MBG) di Yogyakarta.

Hal itu disampaikan langsung oleh Mahfud MD dalam YouTube Mahfud MD Official berjudul ‘Bereskan Tata Kelola MBG”, Selasa (30/9).

“Cucu saya juga keracunan MBG di Yogya, cucu ponakan ya, saya punya ponakan, ponakan saya itu punya anak, namanya Ikhsan, makan bergizi gratis, satu kelas itu delapan orang langsung muntah-muntah,” kata Mahfud.

Mahfud menjelaskan, salah satu cucunya diperbolehkan pulang setelah mendapat perawatan cukup di Rumah Sakit pada hari yang sama.

Namun, cucu satunya lagi, harus menjalani perawatan hingga 4 hari di rumah sakit.

Mahfud mengakui bahwa kasus keracunan MBG masih terbilang kecil yakni hanya 0,00017 persen.

Hanya saja, menurut dia, kasus keracunan MBG ini bukan sekedar angkat. Maka dari itu, tidak bisa disepelekan.

“Kecil sekali memang dari segi total, tapi kan juga jutaan pesawat terbang di dunia ini lalu lalang setiap hari, kecelakaan satu saja tidak sampai 0,00017 persen orang sudah ribut, karena itu menyangkut nyawa, menyangkut kesehatan, jadi bukan soal angka,” tegas Mahfud.

Menurut dia, MBG merupakan salah satu program yang paling bagus dan mulia karena jutaan anak-anak Indonesia ada yang tidak mendapatkan makanan.

“Sekarang masih tidak bisa makan dengan wajar itu, dengan punya gizi minimal itu masih puluhan juta orang, sehingga menurut saya program makan bergizi gratis ini program yang sangat mulia dan program unggulan yang harus kita dukung bersama-sama,” pungkasnya.

Exit mobile version